Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
7 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
6 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
8 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
8 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Kampus

Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting

Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Febri Diansyah. (tempo.co)
Jum'at, 25 September 2020 09:32 WIB

JAKARTA - Kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah dikabarkan mengajukan surat pengunduran diri ke Sekretaris Jenderal KPK pada 18 September 2020.

Dikutip dari inilah.com, kabar tersebut dibenarkan oleh Febri. Ditegaskan Febri, dia mengajukan pengunduran diri dari KPK setelah memaknai ucapan temannya, bahwa merawat keyakinan dan prinsip lebih penting dibanding kekuasaan dan penghasilan.

''Sebelum akhirnya saya memutuskan ini, seorang teman bilang: Feb, jabatan, kekuasaan bahkan penghasilan ini semua tidak sebegitu pentingnya dibanding merawat keyakinan dan prinsipmu. Dan kemudian saya bilang: Ya, dalam segala kecintaan pada KPK, Saya Pamit,'' tulis Febri di akun Twitter @febridiansyah, dikutip Jumat (25/9/2020)

Febri mengaatakan, kondisi KPK sudah berubah. Untuk itu KPK harus dijaga lebih kuat dari dalam maupun luar.

''Dengan jujur Saya smpaikan, kondisi KPK mmg telah berubah. Tp saya ttp menghormati pilihan tmn2 yg bertahan ataupun selesai duluan. Dan krn itu, menurut Saya, KPK harus dijaga dg lebih kuat. Dari dalam ataupun luar,'' tulis dia.

Sebelumnya Febri adalah aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW). Kemudian, ia menjabat sebagai Juru Bicara KPK sejak 6 Desember 2016.

Pada 26 Desember 2019, tidak lama setelah Firli Bahuri dilantik sebagai Ketua KPK, Febri menyatakan tugasnya sebagai Juru Bicara KPK telah selesai dan memilih untuk fokus menjadi Kepala Biro Humas KPK.***

Editor:hasan b
Sumber:inilah.com
Kategori:Kabar Bertuah, Kampus
wwwwww