Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
22 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
22 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
4
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
12 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
5
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
13 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Viral Para Menteri Kumpul di Bali Tak Pakai Masker, IDI Ingatkan Pejabat Harus Kasih Contoh

Viral Para Menteri Kumpul di Bali Tak Pakai Masker, IDI Ingatkan Pejabat Harus Kasih Contoh
Senin, 24 Agustus 2020 15:37 WIB
JAKARTA - Viral foto-foto para menteri Kabinet Indonesia Maju di media sosial berpose tak memakai masker. Jarak mereka pun saling berdekatan.

Foto yang diunggah akun Twitter @septian pada Minggu (23/8/2020) memperlihatkan para menteri dan pejabat eselon I lintas kementerian. Namun, Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita mengklarifikasi foto viral tersebut. Dia mengatakan, mereka tidak menggunakan masker hanya pada saat sesi pemotretan.

"Tidak pakai masker hanya untuk kepentingan berfoto saja. Sebelum dan sesudah berfoto bersama selalu pakai masker. Dalam rapat-rapatnya pun physical distancing selalu terjaga dan selalu dengan masker" kata Agus melalui pesan singkat kepada detikcom, Minggu (23/8/2020).

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengingatkan pentingnya peran publik figur di masa pandemi Corona. Masyarakat selalu menyoroti apa yang tokoh atau pejabat lakukan.

"Iya jadi makanya gini, kita kan makanya saya sering bilang petugas kesehatan, tokoh masyarakat, figur, pemimpin, influencer, itu harus berusaha memberikan contoh, penjelasan, itu perlu," ungkap dr Daeng saat ditemui di Kantor Pusat PB IDI, Jakarta Pusat, Senin (24/5/2020).

dr Daeng menilai sebagian masyarakat mungkin tidak mengetahui pentingnya penerapan protokol kesehatan selama publik figur yang dikenalnya tidak menerapkan hal tersebut. Maka dari itu, peran para tokoh, pejabat publik, hingga influencer dalam hal ini sangat penting agar pandemi Corona bisa teratasi.

"Kenapa? Itu dilihat oleh masyarakat, karena masyarakat itu pada level bawah dia hanya mungkin mendengarkan apa yang dikatakan publik figurnya tadi," lanjutnya.

Ia juga menegaskan garda utama dalam memastikan pencegahan Corona dilakukan secara efektif berada pada publik atau masyarakat. Tidak heran, hal inilah yang terus disosialisasikan demi memutus rantai penularan Corona di masyarakat.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Gelora.co
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Kesehatan
wwwwww