Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
21 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
21 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
11 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RS, 12 Warga Batam Terinfeksi Corona

Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di RS, 12 Warga Batam Terinfeksi Corona
Kepala Dinas Kesehatan Batam Didi Kurmaryadi. (int)
Senin, 24 Agustus 2020 13:17 WIB

BATAM - Dua belas dari 23 warga Batam, Kepulauan Riau, yang mengambil paksa jenazah pasien Covid-19 di rumah sakit (RS), dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Dikutip dari detik.com, Dinas Kesehatan Batam awalnya menjemput 23 orang yang terlibat dalam penjemputan paksa jenazah pasien Covid-19 tersebut untuk menjalani pemeriksaan di RS Khusus Infeksi Covid-19 Pulau Galang.

Disampaikan Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam melalui rilis Sabtu, tengah malam, dari 23 orang itu,12 di antaranya positif terpapar virus corona.

Diskes masih mencari seorang warga yang terlibat dalam penjemputan paksa jenazah, yakni YHG. YHG kemungkinan juga terinfeksi, sebab dia membalurkan air liur jenazah ke mukanya.

Dalam rilis Gugus Tugas, 12 warga terkonfirmasi positif COVID-19 yang terlibat dalam penjemputan paksa jenazah tercatat sebagai kasus 455 hingga 467.

''Iya ada 12 orang positif,'' kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi di Batam, seperti dilansir Antara, Senin (24/8/2020).

Rinciannya, enam orang dari mereka adalah pelajar lelaki dan perempuan berusia 11-16 tahun, kemudian tiga pekerja swasta berusia 40 tahun, 21 tahun, dan 60 tahun, dua orang ibu rumah tangga berusia 51 tahun dan 67 tahun, serta seorang wiraswasta berusia 44 tahun. Keseluruhannya berdomisili di Kecamatan Sekupang.

Masih berdasarkan catatan Gugus Tugas Batam, 12 warga itu telah ditempatkan pada ruang perawatan isolasi RSKI Covid-19 Pulau Galang dan kondisinya relatif stabil.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Kesehatan
wwwwww