Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
14 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
14 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Habib Taufiq: Banser Itu Dibuat NU untuk Jaga Ulama, Bukan Sebaliknya

Habib Taufiq: Banser Itu Dibuat NU untuk Jaga Ulama, Bukan Sebaliknya
Minggu, 23 Agustus 2020 21:38 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Jagat medsos digegerkan dengan video sejumlah anggota Banser, GP Ansor menggeruduk madrasah dan marah besar terhadap ustadz yang dituduh HTI dan khilafah di Rembang, Pasuruan.

Usai video tersebut viral dan mendapat tanggapan masyarakat luas, giliran Habib Taufik yang secara terang-terangan mempringatkan Banser.

Dalam video yang juga viral di media sosial itu, Habib Taufik menyampaikan nasihat cara menghadapi HTI yang merupakan sesama muslim.

"Cara menghadapi HTI (perlu cerdas). Dia muslim, tapi aqidahnya bukan Asy’ariyah. Hadapi mereka itu dengan ilmiah. Baru anda disebut orang yang cerdas. Bukan dengan otot," jelasnya.

"Bahas aqidahnya. Targetnya agar mereka itu paham dan kembali, atau jelaskan kepada orang awam tetang aqidahnya. Supaya mereka tidak tertarik aqidah mereka. Itu ilmiah. Dengan demikian Anda berarti amar ma’ruf dan nahi munkar," tambahnya.
Habib Taufik bahkan menjelaskan tujuan dibentuknya Banser dan Ansor.

"Banser-Ansor itu dibuat untuk memback-up ulama, menegakkan amar ma’ruf nahi munkar. Hati-hati. Kalau ketua kamu ngajari kamu membenci kepada orang, itu keliru. Atau tidak sesuai dengan tujuan membackup ulama yang amar ma’ruf nahi munkar. Jangan mau nurut," jelasnya.

"Saya nasehati Anda, jangan mau nurut. Anda tidak punya apa-apa, Ketua kamu, itu mungkin punya banyak duit sekarang. Jangan mau nurut."

Kepada ketuanya, pun menurutnya harus diingatkan. "Awas hati-hati lho anda, mereka ini Banser (mestinya) kamu ajak itu membela ulama, membela habaib, tapi anda gunakan untuk menjaga gereja. Kita tidak setuju dengan orang yang menyerang gereja. Cuma bukan anda yang harus jaga gereja. Biar aparat," tegasnya.***

wwwwww