Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
11 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
4 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Erick Thohir, Presiden dan Ketua Satgas Covid-19 akan Tinjau Penyuntikan Vaksin Esok

Erick Thohir, Presiden dan Ketua Satgas Covid-19 akan Tinjau Penyuntikan Vaksin Esok
Ilustrasi vaksin: Ist.
Senin, 10 Agustus 2020 20:35 WIB
JAKARTA - Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Erick Thohir, dirinya bersama Presiden Jokowi akan menyaksikan vaksin perdana di Bandung, esok.

"Besok, saya dan Pak Doni (Ketua Satgas COVID-19) bersama Pak Presiden menyaksikan vaksin perdana di Bandung, Jawa Barat," ucap Erick Thohir, Senin (11/8/2020).

Mengutip Antara, Erick mengatakan, penyuntikan vaksin COVID-19 penting karena akan menjadi penentu. Sedianya, uji coba itu akan dilakukan selama enam bulan ke depan.

"Ini sudah lebih cepat, yang tadinya September, kita bisa majukan tiga minggu," kata Erick.

Kecepatan vaksinasi, kata Erick, adalah quick win "bagaimana kita memastikan vaksin bisa mulai dilakukan secara besar-besaran awal tahun depan,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Balai Kota, Kampus, Kesehatan, GoNews Group
wwwwww