Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
23 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
8 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
12 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
8 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
9 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
6
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
6 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Home  /  Berita  /  GoNews Group

'Bantuan' Oknum Keimigrasian pada Djoko Tjandra Harus Diungkap, Kata NasDem

Bantuan Oknum Keimigrasian pada Djoko Tjandra Harus Diungkap, Kata NasDem
Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) NasDem Komisi III DPR RI, Eva Yuliana. (Foto: Ist.)
Minggu, 02 Agustus 2020 10:32 WIB
JAKARTA - Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) NasDem Komisi III DPR RI, Eva Yuliana, meminta bareskrim polri untuk mengusut oknum di Keimigrasian yang membantu Djoko Tjandra keluar masuk Indonesia-Malaysia.

"harus ada pengusutan di imigrasi, kemungkinan adanya oknum yang membantu membuat paspor di imigrasi jakarta utara, juga kemungkinan adanya oknum yang membantu menghapus Djoko Tjandra dari daftar cekal, dan bisa jadi oknum yang membantu Djoko tjandra melalui jalur darat di perbatasan kalimantan barat dan serawak, Malaysia," tegas Eva kepada wartawan palemen, Minggu (2/8/2020).

Dugaan yang beredar, kata Eva, Djoko Tjandra keluar masuk Indonesia menggunakan jalur darat melalui Entikong, Kal-Bar. "Saya kira kepolisian dan kemenkumham harus bekerja sama untuk mengusut apakah ada oknum imigrasi di PLBN (pos lintas batas negara) yang membantu DjokTjan keluar masuk melalui jalur tikus,".

Eva mengatakan, Penangkapan Djoko tjandra barulah permulaan. Jaringan mafia hukum di Kepolisian, Kejaksaan, Imigrasi, dan Pengadilan wajib diusut sehingga hal yang mencoreng wajah hukum Indonesia tidak terulang kembali.

"Di komisi III, kita akan terus meminta mitra kami untuk mengusut tuntas keterlibatan oknum yang sudah membantu Djoko Tjandra dan meminta mereka untuk memperbaiki institusinya yang sudah tercoreng akibat kasus Djoko Tjandra ini. di Panja pengawasan hukum kami tidak akan berhenti sampai semua oknum yang membantu bisa diadili juga," tutup Eva.

Seperti diketahui, buronan kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra telah berhasil ditangkap oleh Kepolisian RI di Malaysia. Eva pun mengapresiasi Polri atas keberhasilan tersebut.

Apresiasi secara spesifik juga disampaikan untuk Kapolri Jendral Idham Azis yang mampu menghukum oknum jendral yang membantu Djoko tjandra selama di Indonesia.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Cendekia, Parlemen, Kampus, GoNews Group
wwwwww