Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
23 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
2
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
23 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
3
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
4
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
21 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
5
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
18 menit yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Kampus

Brigjen Prasetijo Dampingi Orang Mengaku Djoko Tjandra Rapid Test di RS Polri

Brigjen Prasetijo Dampingi Orang Mengaku Djoko Tjandra Rapid Test di RS Polri
Brigjen Pol Prasetijo Utomo. (poskota)
Jum'at, 17 Juli 2020 23:28 WIB
JAKARTA - Brigjen Pol Prasetijo Utomo mendampingi orang yang mengaku sebagai Djoko Tjandra melakukan rapid test Covid-19 di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Hal diungkapkan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2020).

''Kebetulan waktu itu juga ada dua orang yang datang ke Rumah Sakit Kramat Jati, diterima oleh dokter, kemudian dilakukan rapid test,'' kata Argo Yuwono, seperti dikutip dari Kompas.com.

Setelah dilakukan rapid test, hasilnya menunjukkan non reaktif. Kemudian, Argo menuturkan, orang tersebut mengaku sebagai Djoko Tjandra.

Surat pemeriksaan Covid-19 dan surat rekomendasi kesehatan yang diterbitkan oleh Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri pun diterbitkan untuk Djoko Tjandra atau Joko Soegiarto.

Argo mengatakan, orang tersebut tak menunjukkan KTP karena didampingi Brigjen (Pol) Prasetijo Utomo.

''Orang itu menunjukkan atas nama Djoko Tjandra, akhirnya diketik lah (surat). Kan tidak menunjukkan KTP ya karena di situ ada BJP PU yang mendampingi,'' tuturnya.

Sebagai informasi, Prasetijo merupakan perwira tinggi (pati) Polri yang menerbitkan surat jalan untuk Polri.

Prasetijo kini telah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri untuk keperluan pemeriksaan.

Adanya orang yang mengaku sebagai Djoko Tjandra tersebut terungkap dari keterangan dokter yang melakukan rapid test.

Dalam ruangan tempat dilaksanakannya rapid test, dokter melihat dua orang tak dikenal.

Meski tak mengenal, berdasarkan keterangan polisi, orang yang dilihat dokter di ruangan tersebut berbeda dengan tampilan Djoko Tjandra seperti yang ditayangkan di media massa.

''Menurut keterangan dokter bahwasanya yang datang dengan yang di TV beda,'' ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat.

Polisi pun belum dapat mengonfirmasi tentang dua orang tak dikenal tersebut kepada Prasetijo.

Sebab, Prasetijo mengalami tekanan darah tinggi dan dirawat di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

Dugaan pelanggaran disiplin dan kode etik dalam carut marut persoalan Djoko Tjandra ini ditelusuri oleh Divisi Propam Polri.

Selain itu, kasusnya juga diseret ke ranah pidana. Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus untuk mendalami dugaan tindak pidana yang terjadi.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Cendekia, Warga Bertuah, Kampus
wwwwww