Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
14 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
13 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar

Spekulasi Dampak Terburuk Pandemi Berakhir sempat Lemahkan Dolar
Ilustrasi. (Gambar: Ist. via idnjurnal.com)
Selasa, 14 Juli 2020 08:12 WIB
JAKARTA - Dolar mengakhiri kerugian minggu ketiga pada Jumat (10/7/2020) lalu, karena investor membeli mata uang sensitif risiko di tengah spekulasi bahwa dampak terburuk pandemi telah berakhir. Demikian dilansir kantor berita, Antara.

Tetapi pada Senin sore (13/7/2020), Gubernur California Gavin Newsom memerintahkan pengurangan besar-besaran dari pembukaan kembali negara bagian itu, menutup bar dan melarang restoran dalam ruang di seluruh negara bagian serta menutup gereja, pusat kebugaran, dan salon rambut, di daerah-daerah yang paling terpukul.

Dolar menguat kembali setelah berita dari California, yang mengirim aset berisiko seperti saham AS lebih rendah. Indeks utama saham telah mulai naik sehari setelah pendapatan kuartal kedua dimulai dengan PepsiCo Inc mengalahkan perkiraan analis. Bank-bank Wall Street JPMorgan, Citigroup dan Wells Fargo akan melaporkan pendapatan pada Selasa.

Lansiran antaranews.com, Selasa (14/7/2020) itu menyebut, Dolar sedikit lebih rendah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena investor menunggu laporan laba perusahaan AS dan data ritel untuk mengukur apakah optimisme hati-hati tentang prospek ekonomi dibenarkan.

Indeks dolar yang mengukur safe-haven greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, memangkas penurunan awal menjadi mengakhiri sesi hanya 0,07 persen lebih rendah di 96,538.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pasar & Niaga, Kuliner, GoNews Group
wwwwww