Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
13 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
12 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Parlemen

Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi "Poros Basamo"

Minggu Ini, Hj. Yemmelia Deklarasi Poros Basamo
Hj Yemmelia, SE, M.Si bersama driver online.
Selasa, 14 Juli 2020 02:29 WIB
BUKITTINGGI - Teka-teki tentang progress politik Hj. Yemmelia dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bukittinggi sudah memperlihatkan titik terang. Wanita yang sejak lama telah dikenal masyarakat Banten karena lama bertugas di sana, kini akan mencoba keberuntungannya sebagai bakal calon Walikota di Kota Bukittinggi. Kota tempat dia dibesarkan. Penggiat sosial yang kerap melakukan kegiatan"Jumat Berbagi" ini mengabarkan bahwa dalam minggu ini, ia dan tim akan melakukan deklarasi "Poros Basamo".

"Proses konsolidasi dengan calon wakil walikota juga sudah berjalan, Insya Allah dalam minggu ini kami akan deklarasi poros basamo," ujar Yemmelia.

Hj. Yemmelia menyampaikan bahwa ia tidak main-main untuk berlaga di Pilkada Bukittinggi 2020. Semua proses harus dilalui dengan matang dan terukur. Ia menyatakan komit akan menjalankan kampanye yang mencerdaskan.

"Kami sangat serius dalam pilkada ini, karena mengembalikan kejayaan kota kita Bukittinggi ini adalah harga mati. Kami tidak ingin lama-lama kota ini diurus secara sepihak, kota ini milik kita bersama. Kampanye kami akan lebih mengedukasi warga bagaimana idealnya pengelolaan kota kita ini, lalu kami diskusikan dengan cara kami, sehingga warga tidak beli "kucing dalam karung, " tegas Yemmelia.

Alasan utama dirinya maju di Pilkada kota Bukittinggi menurut Hj. Yemmelia karena ia melihat kesulitan-kesulitan yang dirasakan pedagang. Budaya Minangkabau yang tidak terfasilitasi dengan baik dan kelirunya pengelolaan APBD yang mayoritas dibelanjakan ke proyek-proyek.

"Saya merasakan betul jeritan saudara-saudari kita yang mencari nafkahnya dengan jadi pedagang. Selain itu, budaya kita kaya tapi di kota ini mengendap, sebab tidak ada dukungan serius, semestinya wisatawan melihat budaya kita, tapi mereka sulit menemukannya. Uang kita, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) mayoritas dibelanjakan ke proyek pembangunan yang sifatnya tidak begitu urgen, padahal Anggaran APBD kita kecil," tambah Yemmelia.

"Mohon doanya, Insya Allah berangkat dengan niat baik Allah SWT memberkahinya. Komitmen saya akan mengayomi warga Bukittinggi, tidak ada sekat dan mengedepankan "Raso jo Pareso," pungkas Hj. Yemmelia.(**)

Editor:Jontra
Kategori:Lima Puluh, Parlemen
wwwwww