Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
9 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
16 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Marpoyan Damai

Pesantren di Agam Kembangkan Serai Wangi di Lahan Seluas 10 Hektare

Pesantren di Agam Kembangkan Serai Wangi di Lahan Seluas 10 Hektare
Ketua Pondok Tafizul Quran Darul Hikmah, Afri Wendri sedang berada di lahan serai wangi, Sabtu (11/7). (ANTARA/Yusrizal)
Minggu, 12 Juli 2020 07:28 WIB
LUBUK BASUNG - Pondok Tahfizul Quran Darul Hikmah Kampung Melayu, Nagari Sitalang, Kecamatan Ampeknagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengembangkan budi daya serai wangi di lahan tidur seluas 10 hektare di tengah kegiatan mereka dalam bentuk pengajian dan keagamaan lainnya.

Ketua Pondok Tahfizul Quran Darul Hikmah, Afri Wendri, di Lubukbasung, Sabtu, mengatakan lahan seluas 10 hektare itu berada di Rimbo Laweh, Jorong Kampung Melayu, Nagari Sitalang.

"Lahan tidur milik warga sekitar dan kita bekerja sama dengan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan tanaman serai wangi sudah berusia tiga bulan dan beberapa bulan ke depan sudah bisa dipanen.

Menjelang dipanen, tambahnya, Pondok Tahfizul Quran Darul Hikmah akan membangun pabrik penyulingan daun serai wangi dan saat ini sedang tahapan pembebasan lahan.

"Setelah lahan bebas akan kita bangun pabrik penyulingan serai wangi dan bisa digunakan untuk bahan pewangi, insektisida, dan farmasi," katanya.

Pengelolaan serai wangi itu melibatkan warga sekitar 11 orang, sedangkan hasil serai wangi akan digunakan untuk pengelolaan Pondok Tahfizul Quran Darul Hikmah dan kegiatan keagamaan.

Ke depan akan dikembangkan serai wangi bersama dengan masyarakat di lahan seluas 300 hektare.

Seluruh biaya pengolahan, bibit, dan panen berasal dari pondok dengan tanpa bunga. Setelah panen akan dipotong dengan hasil sampai lunas.

Selain itu, Pondok Tahizul Quran Darul Hikmah akan mengembangkan 200-400 ekor sapi, karena ampas serai wangi bisa digunakan sebagai pakan sapi.

"Usaha ini berupa terintegrasi, karena ampas bisa digunakan untuk pakan sapi. Kita menargetkan mengembangkan lima ribu ekor sapi," tambahnya.

Ia menambahkan Pondok Tahfizul Quran Darul Hikmah dibangun akhir 2019 dengan santri 200 orang yang berasal dari Nagari Sitalang, Nagari Sitanang, Nagari Batukambiang, dan Nagari Bawan.

Seluruh biaya santri gratis, mulai dari biaya kewajiban bulanan, pakaian, dan lainnya.

Saat ini, santri sudah hafal dua juz Al Quran dan telah memiliki sertifikat. Apabila hafal 30 juz maka santri, kedua orang tua, dan ustazah diumrahkan.

"Kita menargetkan dengan adanya pondok itu, Nagari Sitanang terkenal dengan nagari melahirkan hafiz," katanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Hukum, Binawidya, Marpoyan Damai
wwwwww