Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
11 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
5 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Makamkan Jenazah Pasien Covid-19 Tanpa Protokol Kesehatan, 209 Warga Jalani Tes Swab

Makamkan Jenazah Pasien Covid-19 Tanpa Protokol Kesehatan, 209 Warga Jalani Tes Swab
Ilustrasi virus corona. (int)
Sabtu, 11 Juli 2020 14:38 WIB
KUKAR - Sebanyak 209 orang di Kecamatan Sangasanga, Kutai Kertanegara (Kukar) Kalimantan Timur, diharuskan menjalani tes swab.

Dikutip dari Kompas.com, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kutai Kertanegara, Martina Yulianti, mengatakan, tes massal tersebut merupakan buntut dari pemakaman seorang pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal tanpa protokol Covid-19.

Belakangan, pasien tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 setelah keluar hasil tes swab PCR.

''Kami lakukan swab massal bagi keluarga dekat, bagi yang mengurusi jenazah dan lain-lain sebanyak 209 orang,'' ungkap Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kutai Kertanegara, Martina Yulianti, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (10/7/2020).

Yuli mengatakan, pihaknya tidak mengetahui pemakaman tanpa protokol Covid-19 tersebut atas rekomendasi siapa, karena pasien tersebut mendapat perawatan dan meninggal di RSUD IA Moeis, Samarinda.

''Kami baru tahu tanggal 7 Juli 2020 ketika keluar hasil pasien tersebut positif. Jadi kami tidak tahu atas rekomendasi siapa, keluarga melakukan pemakaman biasa atau tanpa protokol Covid-19,'' jelas dia.

Diketahui, pasien asal Sangasanga tersebut dirawat di RSUD IA Moeis Samarinda, keluhan demam dan sesak napas, Rabu (1/7/2020).

Keesokan harinya, tanggal 2 Juli 2020 kondisi yang bersangkutan terus memburuk hingga meninggal dunia.

''Pasien itu meninggal tanggal 2 Juli 2020. Hasil keluarnya tanggal 7 Juli 2020. Jadi pemakamannya seperti biasa (tanpa protokol Covid-19),'' jelas Yuli.

Untuk hasil tes massalnya, kata Yuli, diumumkan Sabtu (11/7/2020).

Kompas.com sudah berusaha meminta klarifikasi dari baik dari RSUD IA Moeis maupun Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Samarinda, namun mereka enggan memberi penjelasan atas hal tersebut.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:GoNews Group, Kesehatan
wwwwww