Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
19 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
18 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Kepala Dusun Kehilangan Nyawa Gara-gara Selingkuhi Istri Kakak Ipar

Kepala Dusun Kehilangan Nyawa Gara-gara Selingkuhi Istri Kakak Ipar
Ilustrasi. (int)
Jum'at, 26 Juni 2020 11:17 WIB
BATANG HARI - Seorang kepala dusun di Batang Hari, Jambi, tewas karena ditikam kakak iparnya. Penikaman itu disebabkan perselingkuhan sang kepala dusun dengan istri kakak iparnya.

Dikutip dari Sindonews.com, korban bernama Doni, kepala dusun di Desa Koto Boyo, Kecamatan Bathin XXIV, Batang Hari. Sedangkan pelaku berinisial, HF.

Kisah asmara terlarang antara Doni dengan istri kakak iparnya tercium oleh HF. Selanjutnya, HF menyadap pembicaraan melalui WhatsApp antara istrinya dengan Doni. Dari isi percakapan WhatsApp tersebut, kecurigaan HF akhirnya terbukti.

Tak kuasa menahan emosi, HF akhirnya mendatangi Doni yang berada di Kantor Balai Desa Koto Boyo. Setelah bertemu Doni, HF langsung menikamnya di bagian dada kiri. Usai menikam Doni, pelaku langsung melarikan diri.

Doni kemudian dibawa warga ke Rumah Sakit Mitra Medika Muara Bulia, namun nyawa Doni tak tertolong lagi.

HF mengakui telah menikam Doni karena marah sebab korban menjalin hubungan asmara dengan istrinya.

''Saya emosi mengetahui dia (Doni) berselingkuh dengan istri saya,'' ujar pelaku saat di kantor polisi.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Batanghari Iptu Orivan saat dikonfirmasi mengatakan peristiwa itu terjadi di Desa Koto Boyo Kecamatan Bathin XXIV, Rabu (24/6/2020) sore. ''Dugaan motif sementara perselingkuhan. Namun semuanya masih kita dalami,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Cendekia, Warga Bertuah
wwwwww