Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
24 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
23 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
14 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
4
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
15 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
5
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
15 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Home  /  Berita  /  Kulim

Rutan Padang Koordinasi dengan TNI/Polri Cari Tahanan Kabur

Rutan Padang Koordinasi dengan TNI/Polri Cari Tahanan Kabur
Lokasi yang diduga sebagai tempat kedua tahanan melarikan diri dari Rutan Padang, pada Minggu (21/6/2020). (ANTARA/HO-RutanPadang)
Kamis, 25 Juni 2020 18:23 WIB
PADANG - Rumah Tahanan Negara Kelas II B Padang, Sumatera Barat (Sumbar) berkoordinasi dengan TNI dan Polri dalam mencari dua tahanan yang kabur dari lembaga itu pada Minggu (21/6), sekitar pukul 13.00 WIB.

"Kami telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI untuk mencari dua tahanan yang kabur, dan fotonya juga sudah disebar," kata Kepala Rutan Kelas II B Padang Eri Irawan di Padang, Rabu (24/6).

Saat ini, pihaknya tengah memetakan serta melacak pelarian dua tahanan yang diketahui berinisial RK dan S itu.

Ia mengatakan kaburnya dua tahanan itu diketahui saat dilakukan serah terima regu jaga pada Minggu (21/6), sekitar pukul 13.00 WIB.

"Saat apel dan diabsen ternyata ada dua tahanan yang tidak ada, sehingga langsung dilakukan pemeriksaan menyeluruh," katanya.

Dari situlah diketahui bahwa dua tahanan tersebut telah melarikan diri dengan cara memanjat tembok rutan serta melewati pagar berkawat tembok.

"Itu terlihat dari kawat yang sudah terbuka, masker, dan di sana ada bekas darah," katanya.

Saat itu, petugas yang berjaga berjumlah enam orang dengan rincian dua orang di pos atas, satu petugas di pintu portir, dan dua di blok hunian.

Eri menyebutkan setelah peristiwa itu rutan telah melakukan pengetatan pengawasan di rutan yang memiliki penghuni 689 orang itu.

Pihak rutan juga mengisolasi tahanan lain yang sekamar dengan kedua tahanan yang kabur.

Secara internal, peristiwa tersebut juga tengah diproses oleh Kantor WIlayah Kementerian Hukum dan HAM Sumbar. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Warga Bertuah, Binawidya, Kulim
wwwwww