Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
23 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
8 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
11 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
8 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
8 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Home  /  Berita  /  Parlemen

MPR RI Berduka Atas Gugurnya Prajurit TNI di Kongo

MPR RI Berduka Atas Gugurnya Prajurit TNI di Kongo
Serda Rama Wahyudi, seorang anggota TNI yang Tewas akibat serangan milisi di Kongo. (Istimewa)
Rabu, 24 Juni 2020 14:24 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyampaikan duka cita  mendalam atas gugurnya prajurit TNI Serma Rama Wahyudi saat menjalankan tugasnya sebagai anggota pasukan perdamaian Indonesia  pada Misi MONUSCO di Kongo.

Serma TNI Rama Wahyudi tewas saat melakukan patroli karena diserang oleh kelompok milisi, Senin malam waktu setempat. 

"Kita semua turut berbelasungkawa dengan gugurnya prajurit TNI Serma Rama Wahyudi saat mengemban tugas mulia sebagai pasukan perdamaian Indonesia di Kongo. Tentu tidak mudah menerima berita duka ini. Rasa simpati yang besar juga kita berikan kepada keluarga almarhum Serma TNI Rama Wahyudi, dan juga kepada keluarga besar TNI," ujar Bamsoet di Jakarta, Rabu (24/6/20).

Mantan Ketua DPR RI ini mengutuk kelompok milisi pelaku serangan yang mengakibatkan gugurnya Serma Rama Wahyudi. Terlebih pasukan keamanan PBB ditempatkan di Kongo guna menjaga dan mengawasi proses perdamaian di wilayah tersebut.

‘’Saya mendesak kementerian Luar negeri segera berkoordinasi dengan PBB dan Pemerintah Kongo untuk menyelidiki serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian itu. Penyerangan terhadap pasukan keamanan PBB yang bertugas tidak dapat dibenarkan dengan alasan apapun,’’ tegas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini berharap gugurnya Serma Rama Wahyudi tidak menyurutkan moral prajurit TNI untuk terus berperan menjaga perdamaian dunia. Karenanya, Kementerian Luar Negeri RI dan TNI harus memastikan jenazah almarhum bisa segera tiba di tanah air. 

"Pemerintah dan TNI sangat layak menganugerahkan penghargaan kepada almarhum Serma Rama Wahyudi. Almarhum merupakan pahlawan yang gugur di luar negeri saat menjalankan tugas negara," pungkas Bamsoet.***

wwwwww