Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
3
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
4 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
4
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
6 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
5
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
4 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
6
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
5 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Home  /  Berita  /  Hukum

Sekolah di Sumbar Kemungkinan Dibuka Januari 2021

Sekolah di Sumbar Kemungkinan Dibuka Januari 2021
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat meninjau langsung MPP Kota Payakumbuh beberapa bulan lalu. (ANTARA/Akmal Saputra)
Rabu, 17 Juni 2020 22:28 WIB
PADANG - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyebutkan bahwa akan ada kemungkinan pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah di provinsi itu pada Januari 2021.

"Kemungkinan (sekolah) akan dilaksanakan Januari tahun depan, tapi keputusannya akan tergantung pada rapat dengan kabupaten/kota pada awal Juli," katanya di Payakumbuh, Rabu (17/6/2020).

Ia menyebutkan kemungkinan untuk memulai ke sekolah pada Januari 2021 karena merujuk kepada keputusan Menteri Pendidikan bahwa daerah yang bisa kembali ke sekolah hanya zona hijau.

Sedangkan Sumbar, katanya tidak termasuk kepada zona hijau namun masuk ke zona kuning atau oranye. Sebab, seluruh daerah di Sumbar sudah pernah mencatatkan kasus positif.

"Zona hijau definisinya itu belum pernah ada satupun yang positif, ini sebenarnya sudah pretasi. Sebab sebelumnya Sumbar termasuk zona merah dan berubah ke zona oranye," ujarnya.

Namun, sebut Irwan, masih ada kemungkinan untuk kembali ke sekolah pada pertengahan Juli atau awal tahun ajaran baru ketika memang kurva penambahan kasus positif di Sumbar menurun.

Terpisah, salah seorang orang tua Rahmadalius mengatakan dirinya memang sedikit khawatir ketika anaknya kembali ke sekolah.

"Anak saya masih SD dan rentan terjangkit. Apakah ada jaminan kalau di sekolah anak-anak tidak berkumpul dan apakah ada jaminan virus itu tidak masuk ke sekolah," ujarnya.

Memang, kata dia, pembelajaran melalui daring tidak dapat berjalan maksimal karena ketika belajar di rumah fokus dari anak berkurang.

"Tapi, dengan menimbang situasi saat ini, pembelajaran melalui daring sudah lebih dari cukup. Setidaknya anak masih tetap dapat belajar," kata dia. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Binawidya, Hukum
wwwwww