Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
9 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Kulim

Lapas Padang Perketat Pengawasan Usai Peristiwa Penyelundupan Narkoba

Lapas Padang Perketat Pengawasan Usai Peristiwa Penyelundupan Narkoba
Pelayanan komunikasi secara virtual yang disediakan Lapas Padang, Minggu (24/5). ANTARA/FathulAbdi
Jum'at, 05 Juni 2020 00:32 WIB
PADANG - Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Muaro Padang, Sumatera Barat, memperketat pengawasan usai terungkapnya penyelundupan barang diduga narkoba, Rabu (3/6) sore.

"Setelah kejadian itu, kami memperketat pengawasan terhadap barang atau kiriman dari pengunjung," kata Kepala Lapas Padang Arimin didampingi KPLP Bagus di Padang, Kamis.

Semua barang yang dibawa pengunjung, kata dia, diperiksa secara teliti, baik berupa barang atau makanan, guna tak terulang lagi kasus serupa.

Selain itu, pihaknya juga menambah personel di tempat penitipan barang, dari lima orang menjadi tujuh orang.

Meski demikian, pihaknya tidak mengubah jadwal penitipan barang, yaitu pukul 08.30 sampai dengan 12.00 WIB dan pukul 13.30 s.d. 17.00 WIB.

Lapas Padang juga tetap menerapkan protokol kesehatan saat menerima dan memproses penitipan barang untuk warga binaan.

"Kalau kunjungan langsung memang sudah ditiadakan di lapas karena pandemi. Jadi, sekarang fokus pada barang yang dibawa pengunjung," katanya.

Sebelumnya, petugas Lapas Padang menggagalkan upaya penyelundupan barang diduga narkoba yang disembunyikan dalam bungkus nasi, Rabu (3/6) sore.

Peristiwa itu diketahui ketika ada seseorang yang mengaku keluarga narapidana hendak menitip nasi bungkus. Namun, saat nasi diperiksa, dia langsung kabur.

Ketika bungkus nasi itu dibuka, ternyata di dalamnya ada lima butir pil diduga ekstasi dan benda kristal bening yang diduga kuat sabu-sabu.

Peristiwa itu saat ini telah ditangani oleh Polresta Padang untuk diusut lebih lanjut. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Cendekia, Binawidya, Kulim
wwwwww