Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
10 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Tuah Madani

Labor Lingkungan Pariaman Produksi Ratusan Liter Hand Sanitizer

Labor Lingkungan Pariaman Produksi Ratusan Liter Hand Sanitizer
Dokumen - Laboratorium Lingkungan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kota Pariaman sedang memproduksi hand sanitizer. ANTARA/HO
Jum'at, 05 Juni 2020 00:39 WIB
PARIAMAN - Laboratorium Lingkungan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kota Pariaman, Sumatera Barat telah memproduksi sekitar 700 liter cairan pembersih tangan atau hand sanitizer selama pandemi COVID-19.

"Pembuatan hand sanitizer tersebut dimulai pada pertengahan Maret yang merupakan perintah Wali Kota Pariaman Genius Umar karena warga sulit mendapatkannya semenjak pandemi COVID-19," kata Kepala Dinas Perkim LH Kota Pariaman M Syukri di Pariaman, Kamis.

Pembuatan hand sanitizer tersebut dimulai semenjak diterapkannya pembatasan sosial berskala besar di daerah itu dan jika dana tersedia maka pihaknya akan terus memproduksinya untuk tatanan hidup normal baru atau "new normal".

Hand sanitizer yang diproduksi tersebut dikemas dalam berbagai ukuran yang dibagikan kepada forum komunikasi pimpinan daerah, organisasi perangkat daerah, serta warga di daerah itu.

Bahkan, lanjutnya pihaknya juga membagikan cairan pembersih tangan yang diproduksi itu kepada para pedagang Pasar Pariaman karena mereka berpotensi besar terpapar dan menyebarkan COVID-19 kepada orang lain.

Selain memproduksi hand sanitizer, Laboratorium Lingkungan Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kota Pariaman juga membuat masker kain untuk dibagikan kepada warga guna meminimalisir penyebaran COVID-19 di daerah itu.

Ia berharap dengan upaya tersebut maka dapat membantu warga di daerah itu agar terhindar dari COVID-19.

Syukri meminta warga menerapkan pola hidup sehat serta protokol kesehatan COVID-19 yaitu menggunakan masker, sering mencuci tangan dengan sabun, serta menjaga jarak dengan orang lain.

Ia menyampaikan Pariaman pada 8 Juni akan memberlakukan tatanan hidup normal baru seiring dengan berakhirnya pemberlakukan PSBB di daerah itu pada 7 Juni.

Saat ini jumlah warga Kota Pariaman yang terpapar COVID-19 berjumlah satu orang yang merupakan seorang tenaga kesehatan di RSUD Pariaman namun yang bersangkutan telah dinyatakan sembuh.

Sedangkan jumlah notifikasi yang tercatat yaitu 245 orang dan 36 orang tanpa gejala serta tiga orang dalam pantauan. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Kabar Bertuah, Binawidya, Tuah Madani
wwwwww