Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
15 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
22 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Parlemen
18 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

BPS: Kunjungan Wisatawan Asing ke Sumbar Nihil Akibat Covid-19

BPS: Kunjungan Wisatawan Asing ke Sumbar Nihil Akibat Covid-19
Wisatawan mengendarai ATV di Pantai Air Manis Padang. ANTARA/Iggoy El Fitra
Jum'at, 05 Juni 2020 20:42 WIB
PADANG - Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat mencatat pada April 2020 kunjungan wisatawan asing ke daerah itu nihil akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

"Jika pada Maret 2020 masih ada 2.495 wisatawan asing yang berkunjung ke Sumbar pada April 2020 turun 100 persen atau tidak ada sama sekali kedatangan," kata Kepala BPS Sumbar Pitono di Padang, Jumat.

Ia menyebutkan pada Januari sampai Maret 2020 terdapat 10.874 wisatawan asing yang telah berkunjung ke Sumbar didominasi dari Malaysia 8.831 orang, Australia 296 orang dan China 255 orang.

Pada April 2020, jumlah penumpang angkutan udara di Bandara Internasional Minangkabau juga mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya.

Pada April jumlah penumpang yang berangkat hanya 15,11 ribu orang atau turun 81,77 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan penumpang yang tiba 29,15 ribu orang atau turun 72,88 persen.

Sebelumnya Akademisi Universitas Andalas (Unand) Padang Sari Lenggogeni menilai sektor pariwisata merupakan salah satu yang terdampak akibat pandemi COVID-19.

"Butuh waktu setidaknya hingga dua tahun untuk memulihkan kembali sektor pariwisata di Tanah Air yang saat ini terpukul," kata dia.

Ia memaparkan sektor pariwisata amat rentan terhadap bencana alam dan krisis, saat ini yang terjadi adalah krisis bidang kesehatan yang membuat minat orang berwisata turun drastis.

Menurutnya, mengacu kepada data yang dilansir WTO yang merupakan badan PBB yang membidangi pariwisata, kondisi ini setara dengan penurunan turis selama tujuh tahun dari angka yang ada saat ini.

"Ini juga mengakibatkan sekitar 400 juta orang di seluruh dunia yang bergerak di bidang pariwisata kehilangan pekerjaan," ujar dia.

Sejalan dengan itu Dinas Pariwisata Sumatera Barat telah menyiapkan protokol kesehatan sesuai kebijakan yang diwajibkan dalam era normal baru bagi wisatawan yang akan berkunjung.

"Kami telah membuat simulasi dan dokumentasikan sebagai acuan bagi wisatawan serta pelaku usaha pariwisata di Sumbar bagaimana standar protokol kesehatan yang wajib dipenuhi saat era normal baru," kata Kepala Dispar Sumbar Novrial.

Prosedur kesehatan mulai dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), saat di rumah makan, saat di objek wisata hingga di penginapan. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Pasar & Niaga, Binawidya
wwwwww