Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
Nusantara
22 jam yang lalu
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
2
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
3
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
Gelanggang
23 jam yang lalu
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Penjelasan Pria Bertato Peta Indonesia dalam Kerusuhan di AS

Penjelasan Pria Bertato Peta Indonesia dalam Kerusuhan di AS
(Foto: The Inquirer via Instagram Rainsforthegreat)
Rabu, 03 Juni 2020 17:08 WIB
JAKARTA - Rainey A. Backues, pria bertato peta Indonesia yang tertangkap kamera sedang melempar semacam kotak ke arah perusahaan layanan jasa finansial Wells Fargo di Philadelphia, Amerika Serikat pada Sabtu (30/5/2020), mengaku menyesal dan meminta maaf.

"Aku ingin meminta maaf pada gerakan Black Lives Matter serta kepada para pengunjuk rasa yang secara sah menunjukkan ketidaksetujuan mereka dengan ketidakadilan saat ini yang kita semua saksikan," kata dia.

Dia mengaku, awalnya tak berniat sama sekali untuk ikut merusuh. Awalnya dia hanya bersepeda lewat (jalan) Center City, namun seiring hari yang makin gelap sementara kerusuhan masih berlanjut Ia merasakan amarah atas ketiadilan dalam dirinya tak bisa lagi Ia bendung.

"Namun saya sekarang menyesal bahwa kemarahan dan dorongan untuk tidak berdiam diri terlalu cepat berubah menjadi aksi yang menghancurkan harta benda," kata dia dikutip dari akun Instagram @rainsforthegreat, Rabu (3/6/2020).

Terkait dengan Tato peta Indonesia miliknya, Ia menjelaskan, Ia memang lahir di Pulau Jawa, Indonesia. "Saya adalah warga negara AS yang dinaturalisasi, saya juga ingin meminta maaf kepada masyarakat Indonesia di Philadelphia,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Warga Bertuah, Kuliner, GoNews Group
wwwwww