Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
7 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Kuliner

Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika

Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Minggu, 31 Mei 2020 12:50 WIB
MINNEAPOLIS - Demonstrasi merebak di sedikitnya 30 kota di Amerika Serikat, sampai Sabtu (30/5/2020) waktu setempat atau Minggu (31/5/2020), WIB, menyusul kematian George Floyd oleh anggota Kepolisian Minneapolis, pada Senin (25/5/2020) malam waktu setempat.

Selain di Minneapolis, demonstrasi juga terjadi, antara lain di Atlanta, Seattle, Los Angeles, Chicago, New York, Miami, Philadelphia, Columbus, Pittsburgh, Denver, Salt Lake City, Nashville, dan Washington.

Di beberapa kota, para demonstran membakar sejumlah kendaraan dan bangunan. Polisi anti-huru-hara melepaskan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan massa. 

Di Chicago, pengunjuk rasa melemparkan batu ke arah petugas anti-huru-hara yang menembakkan gas air mata. Beberapa orang ditangkap pada Sabtu.

Polisi di Los Angeles menembakkan peluru karet untuk membubarkan pengunjuk rasa yang melemparkan botol, serta merusak dan membakar mobil patroli mereka. Beberapa pengunjuk rasa terlihat menantang polisi dengan berdiri di atas kendaraan polisi yang telah dirusak.

Para demonstran juga berkumpul di luar Gedung Putih di Washington untuk melakukan protes atas terbunuhnya George Floyd. Mereka telah melakukan unjuk rasa selama dua hari berturu-turut. 

Di Atlanta, Georgia, massa merusak sejumlah bangunan. Keadaan darurat diumumkan untuk beberapa daerah dalam upaya melindungi warga dan properti.

Ribuan orang juga terlihat berdemonstrasi di jalan-jalan Minneapolis, New York, Miami, Atlanta, dan Philadelphia.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengecam aksi kekerasan dan tindakan anarkistis para demonstran. Tindakan para demonstran dinilai tidak menghormati almarhum. "Yang dibutuhkan adalah menyembuhkan, bukan kebencian, keadilan, bukan kekacauan," kata Trump, Sabtu (30/5/2020)

Trump juga menyatakan dirinya tidak membiarkan para demonstran yang marah untuk berbuat sesukanya. "Tidak akan terjadi," tegasnya. 

Pada kesempatan itu, Trump juga menyalahkan wali kota Minneapolis karena tidak mampu mengendalikan para pengunjuk rasa. Jika aksi kekerasan masih berlanjut dan tidak dapat dikendalikan, Trump akan menurunkan pasukan Garda Nasional. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:CNBC dan BBC
Kategori:Kabar Bertuah, Warga Bertuah, Kuliner
wwwwww