Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
10 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
3 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Riau

Petani Air Haji Pasaman Barat Blokade Jalan perusahaan PT Agrowiratama

Petani Air Haji Pasaman Barat Blokade Jalan perusahaan PT Agrowiratama
Warga Air Haji Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat memblokade jalan masuk ke perusahaan kelapa sawit PT Agrowiratama, Sabtu 930/5/2020).(Antara)
Sabtu, 30 Mei 2020 21:04 WIB
SIMPANG EMPAT - Puluhan warga atau petani Jorong Air Haji, Nagari Sungai Aur, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) melakukan aksi protes dan memblokade jalan masuk keperusahaan kelapa sawit PT Agrowiratana terkait tidak bolehnya hasil panen petani melewati jalan perusahaan itu, Sabtu (30/5/2020).

"Sangat kami sesalkan karena selama ini petani yang berada si sekitar perusahaan itu selalu menempuh jalan yang ada saat ini. Sekarang malah tidak diperbolehkan," kata salah seorang petani Leon.

Ia menilai kebijakan perusahaan itu tentu dapat protes dari masyarakat terutama petani yang ada kebun kelapa sawitnya di sekitar perusahaan.

"Jika tidak boleh melalui jalan inii maka hasil panen kami tidak bisa keluar dan membusuk. Alasanya perusahan karena sering terjadi pencurian kelapa sawit. Kami sangat dirugikan," katanya.

Menurutnya seharusnya pihak perusahaan mempermudah masyarakat bukan malah mempersulit.

"Ada sekitar 50 kepala keluarga yang berkebun di dekat perusahaan yang tidak bisa membawa hasil panennya sejak lebaran ini. Kami berharap pihak perusahaan mempermudah petani," harapnya.

Kepala Jorong Air Haji Dendi Wandi mengatakan sangat menyayangkan kebijakan yang diambil perusahaan tersebut.

Ia menyebutkan awal permasalah itu ketika ada surat kesepakatan perusahan dengan sejumlah tokoh masyarakat pada 6 Mei 2020 menyikapi pencurian tendan buah segar di dalam kawasan perusahaan.

Dalam surat kesepakatan itu ada empat poin. Namun dua poin yang menjadi masalah bagi petani.

Adapun dua poin yang menjadi keberatan warga dari kesepakatan awal yakni pertama kendaraan bagi pemilik plasma Batang Alin Permai dilarang masuk ke HGU PT Agrowiratamaa.

Kedua, kesepakatan kendaraan yang masuk ke dalam PT Agrowiratama untuk mengangkut dan memanen tandan buah segar harus disertai dengan surat jalan dari pemilik kebun atau juragan buah.

"Poin kedua tidak dijalankan oleh pihak perusahaan. Sedangkan poin yang lainnya kami mendukung. Maka hari ini kami membuat surat pernyataan mencabut tanda tangan kami kembali demi petani," tegasnya.

Sementara anggota DPRD Pasaman Barat yang hadir saat itu Endang Jaya Putra sangat menyayangkan apa yang dilakukan perusahaan.

Ia menilai wajar petani melakukan protes dan memblokade jalan masuk menuju perusahaan.

"Kita akan membicarakan persoalan ini dan mencarikan jalan keluarnya," tegasnya.

Sementara Humas PT Agrowiratama, Susanto saat dikonfirmasi mengataka ia sedang rapat dan akan menjelaskan pada Selasa (2/6) nanti.

"Selasa saya jelaskan detailnya," katanya singkat. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Riau, Binawidya, Warga Bertuah
wwwwww