Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
11 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
4 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Legislator Minta Proyek KA Cepat Ditunda

Legislator Minta Proyek KA Cepat Ditunda
Anggota Komisi V DPR RI, Irwan. (Foto: Ist.)
Sabtu, 30 Mei 2020 18:11 WIB
JAKARTA - Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dikabarkan akan berlanjut sampai Surabaya, dan rencana proyek rute khusus Jakarta-Surabaya sebelumnya, dibatalkan. Meski ada pembatalan rute tersebut, pelaksanaan proyek rute Jakarta-Bandung-Surabaya di masa pandemi dinilai tak tepat.

Hal itu dikemukakan oleh, Anggota Komisi V DPR RI, Irwan kepada wartawan, Sabtu (30/5/2020). Menurut Irwan, penundaan akan lebih tepat di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Toh, kata Irwan, "pemerintah juga mengeluh kekurangan anggaran penanganan covid, termasuk kekurangan anggaran untuk stimulus ekonomi,".

"Jadi baiknya lebih mendorong ekonomi masyarakat dulu, ekonomi kerakyatan, UMKM, ya fokusnya ke sana, dibanding melanjutkan infrastruktur-infrastruktur besar yang sebenarnya bisa ditunda," tambahnya.

Jangan sampai, sambung Wasekjen Partai Demokrat ini ada kesan yang negatif dari masyarakat bahwa, "pemerintah berpihak pada pemodal atau pengusaha besar di proyek kereta api cepat itu,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pasar & Niaga, GoNews Group
wwwwww