Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
12 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
12 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  Kuliner

90 Ribu Masjid di Arab Saudi Dibuka Mulai 31 Mei, Begini Aturannya bagi Jamaah

90 Ribu Masjid di Arab Saudi Dibuka Mulai 31 Mei, Begini Aturannya bagi Jamaah
Ratusan jamaah mengaji dalam Masjid Nabawi, Madinah. (okezone.com)
Jum'at, 29 Mei 2020 10:30 WIB
RIYADH - Pemerintah Arab Saudi memutuskan membuka kembali 90 ribu masjid mulai 31 Mei 2020, setelah sekitar dua bulan ditutup. Puluhan ribu masjid tersebut akan dibersihkan dan disterilkan sebelum dibuka.

Dikutip dari okezone.com, yang melansir dari laman spa.gov.sa, Menteri Urusan Agama Islam Arab Saudi, Abdullatif bin Abdulaziz Al-Sheikh, keputusan membukan kembali 90 ribu masjid sejalan sejalan dengan rekomendasi Dewan Senior Ulama setempat.

Kementerian melakukan kampanye di semua outlet media, saluran TV, stasiun radio, surat kabar dan platform berita online, di samping portal dan website yang dikelola secara digital, dalam rangka menyebarkan instruksi medis terkait pencegahan dan prosedur kepada semua jemaah agar mematuhinya dan untuk menjamin keselamatan mereka.

Di antara instruksinya ialah melakukan wudhu di rumah, mencuci tangan dengan benar dan melakukan bersih-bersih diri sebelum pergi ke masjid dan setelah kembali ke rumah. Para orangtua dan mereka yang menderita penyakit kronis disarankan untuk melakukan sholat di rumah.

Kegiatan belajar dan membaca Alquran juga dianjurkan dilakukan secara online. Para jamaah nantinya juga diimbau membawa sajadah sendiri dan tetap menjaga jarak minimal 2 meter antar jamaah yang satu dengan lainnya.

''Dilarang membawa anak-anak di bawah umur 15 tahun untuk sholat di masjid. Mengenakan masker, menghindari berjabat tangan dan tidak boleh saling berdesakan dipintu gerbang masjid,'' demikian bunyi imbauan tersebut.

Sebelum dibuka, pihak berwenang akan melakukan pembersihan besar-besaran terhadap masjid sesuai standar internasional, termasuk membersihkan 43 juta Alquran, lebih 600 ribu lemari mushaf Alquran, dan lebih dari 176 ribu tempat wudhu pada setiap masjid.

''Masjid yang lebih kecil dapat dibuka 15 menit sebelum sholat dan harus ditutup 10 menit setelah selesai,'' demikian bunyi surat edaran tersebut.

Sedangkan masjid-masjid dengan kerumunan yang lebih besar dapat dibuka 20 menit sebelum shalat dan harus ditutup 20 menit setelah selesai, dan khotbah tidak boleh lebih dari 15 menit.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Kabar Bertuah, Kuliner
wwwwww