Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
15 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
15 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...

Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
(Foto: Ist./detakco)
Kamis, 28 Mei 2020 22:19 WIB
JAKARTA - - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Gerindra, Heri Gunawan menyatakan, jika 'New Normal' tidak diterapkan, maka dampak sosial ekonomi dari Pandemi Covid-19 berupa kebangkrutan korporasi dan efek domino kebangkrutan negara, tidak akan tertahankan.

Kepada wartawan, Kamis (28/5/2020), Heri menegaskan, kebijakan 'New Normal' diberlakukan dengan kesadaran penuh bahwa wabah masih ada di tengah-tengah masyarakat. Karenanya, aktivitas ekonomi/publik yang diperbolehkan diikat dengan syarat penerapan protokol kesehatan.

"Bagi anda yang tidak setuju dengan 'New Normal', silakan tetap tinggal di rumah. Sebab banyak orang tetap harus keluar rumah untuk bisa menghidupi keluarganya. Tidak semua orang bisa bertahan selama berbulan-bulan dan tetap bisa menghidupi keluarganya," tandas legislator yang akrab disapa Hergun itu.

Kehidupan 'new normal', kata Hergun, merupakan bagian dari exit strategy dalam menghadapi pandemi virus Corona. "Transformasi ini akan menata kehidupan dan perilaku baru ketika pandemi, sampai ditemukan vaksin untuk covid-19,".

"Jika anda cemas, lindungilah diri anda dan keluarga. (Saat ini, Red) kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan adalah vaksin kita," tegas Hergun.

Pada siapapun yang tak setuju dengan penerapan 'New Normal' saat ini, Hergun mengimbau, "Berhentilah menjadi provokator dan menyebarkan energi negatif yang tidak bermanfaat bagi siapa pun serta berpotensi menimbulkan kecemasan publik,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pasar & Niaga, Kampus, GoNews Group
wwwwww