Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
23 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
22 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
13 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
14 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
6
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
14 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Home  /  Berita  /  Parlemen

Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?

Setelah Jokowi Kunjungi Mal dan Stasiun, DPR Tanya: Kapan Bapak Kunjungi Masjid?
Rabu, 27 Mei 2020 18:24 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mempertanyakan langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mulai mengunjungi mal dan stasiun MRT sebagai persiapan penerapan new normal.

Ia mempertanyakan apakah kondisi terkini pandemi corona atau Covid-19 sudah cukup normal untuk menerapkan protokol tersebut.

"New normal itu artinya situasi normal baru. Apakah sekarang sudah ada situasi normal baru? Sepertinya belum," tulisnya dalam akun Facebooknya seperti dilihat, Rabu (27/5/2020).

Ia menjelaskan kondisi new normal bisa diterapkan jika pasien dan sebaran virus corona menurun tajam. Dan hal ini, menurut dia, masih belum tampak terjadi di Indonesia. "Pasien dan korban corona masih tinggi dan semakin tinggi. Berarti, apa yang dimaksud sebagai new normal itu adalah keadaan yang disebut normal padahal situasi masih abnormal," jelasnya.

Sambungnya, usai Presiden Jokowi meninjau mall dan stasiun MRT yang lama tidak beroperasi untuk kembali dibuka dengan protokol new normal. Ia pun mempertanyakan, kapan Presiden kunjungi masjid.

"Lalu, mesjid-mesjid kapan dikunjungi presiden? Kalau tidak dikunjungi, tidak dibuka-buka dong?" katanya.

"Artinya, new normal hanya berlaku di mall-mall dan stasiun. Di mesjid tetap dianggap darurat dan ibadah harus dari rumah. Itu new normal atau abnormal?" tukas dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:ANTARA
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww