Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
9 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
13 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
9 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
10 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
7 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Pedagang Payakumbuh Marabo dan Bongkar Blokade Masuk Pasar, Kapolres Sebut Salah Paham

Pedagang Payakumbuh Marabo dan Bongkar Blokade Masuk Pasar, Kapolres Sebut Salah Paham
Sejumlah pedagang membongkar paksa blokade jalan masuk ke pasar Payakumbuh, Jumat (22/5/2020). (covesia.com)
Jum'at, 22 Mei 2020 23:43 WIB
PAYAKUMBUH - Para pedagang pasar pusat Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) marabo (marah besar), Jumat (22/5/2020) sore, karena jalan masuk ke pasar ditutup pihak kepolisian dan Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19.

Para pedagang bahkan membongkar paksa blokade jalan yang dipasang petugas. Tim gabungan hanya membiarkan saja saat para pedagang membongkar penutup jalan tersebut.

Video aksi marabo pedagang itupun beredar luas di media sosial.

Dikutip dari Langgam.id, Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan menyebutkan, peristiwa itu terjadi karena adanya kesalahpahaman antara Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 dengan pedagang pasar.

''Miskomunikasi, jadi ditutupnya akses masuk ke Pasar Kanopi agar pembeli tidak parkir di bawah kanopi itu,'' jelasnya kepada Langgam.id, Jumat (22/5/2020) malam.

Penutupan akses masuk itu karena pasar itu terlihat padat dan tidak menjamin physical distancing. Sehingga, ada petugas yang melarang pedagang masuk ke pasar untuk berjualan.

''Jadi salah paham, harusnya mereka diperbolehkan masuk untuk berjualan, yang tidak boleh adalah parkir di bawah kanopi. Karena itu pedagang meminta kepada petugas agar pembatas jalan segera dibuka,'' ungkapnya.

Dijelaskan Dony, masalah itu telah selesai, dengan adanya kesepakatan pembatas dibuka dan akses parkir diberikan satu lajur dengan menggunakan pembatas besi di bawah kanopi.

''Malam ini Forkopimda akan cek dan komunikasikan lagi dengan pedagang,'' katanya. ***

Editor:hasan b
Sumber:langgam.id
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww