Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
24 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
2
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
24 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
3
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
4
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
22 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
5
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
39 menit yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
1 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bandara Ramai, Darul Siska Ingatkan Covid-19 adalah Soal Kesehatan

Bandara Ramai, Darul Siska Ingatkan Covid-19 adalah Soal Kesehatan
Ilustrasi. (Gambar: Ist.)
Kamis, 21 Mei 2020 15:29 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR DPR RI, Darul Siska, menyesalkan ramainya bandara di tengah pandemi Corona/Covid-19.

"Penjelasan Menhub (Budi Karya) kacaukan semua pemahaman orang tentang aturan transportasi. Dampaknya kita tahu orang naik pesawat dan bandara ramai," kata Darul dikutip dari kumparan, Kamis (21/5/2020).

Politikus Golkar itu menyebut Surat Edaran (SE) Gugus Tugas yang mengatur siapa saja yang boleh menggunakan transportasi dan syaratnya, sudah benar agar tidak sembarangan orang bepergian atau mudik.

"Aparat untuk awasi yang pengecualian orang boleh bepergian saja susah, apalagi ini Menhub (bicara operasikan semua transportasi), belum sehat otaknya," gerutu Darul.

Darul mengatakan corona bukan masalah sosial, tapi kesehatan. Sehingga semua kegiatan yang dapat memicu kasus baru corona harus dicegah. Bukan malah dilonggarkan seperti kebijakan Kemenhub operasikan transportasi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kampus, Kesehatan, GoNews Group
wwwwww