Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
5 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
3
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
5 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
3 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
6
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
3 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Home  /  Berita  /  Kesehatan

124 Kabupaten/Kota Belum Terpapar Corona, 51 di Sumatera

124 Kabupaten/Kota Belum Terpapar Corona, 51 di Sumatera
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Letjen Doni Monardo. (tirto.id)
Kamis, 21 Mei 2020 11:22 WIB
JAKARTA - Sebanyak 124 kabupaten/kota di Tanah Air hingga Rabu (20/5/2020) belum ada warganya yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona.

Dikutip dari Tirto.id, data tersebut diungkapkan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Letjen Doni Monardo usai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi dan jajaran, Rabu.

''Dari data-data yang telah kami kumpulkan, terdapat 124 kabupaten/kota yang sampai hari ini tidak ada laporan adanya kasus terkonfirmasi positif,'' kata Doni.

Doni mengatakan, 124 daerah yang belum terpapar virus corona itu tersebar di 27 provinsi di Indonesia. Berikut rinciannya:

1. Aceh (14 kabupaten/kota)

2. Bengkulu (1 kabupaten/kota)

3. Gorontalo (1 kabupaten/kota)

4. Jambi (1 kabupaten/kota)

5. Jawa Barat (1 kabupaten/kota)

6. Jawa Tengah (1 kabupaten/kota)

7. Kalimantan Barat (2 kabupaten/kota)

8. Kalimantan Tengah (1 kabupaten/kota)

9. Kalimantan Timur (1 kabupaten/kota)

10. Kepulauan Bangka Belitung (1 kabupaten/kota)

11. Kepulauan Riau (4 kabupaten/kota)

12. Lampung (5 kabupaten/kota)

13. Maluku (6 kabupaten/kota)

14. Maluku Utara (5 kabupaten/kota)

15. NTT (15 kabupaten/kota)

16. Papua (18 kabupaten/kota)

17. Papua Barat (6 kabupaten/kota)

18. Riau (2 kabupaten/kota)

19. Sulawesi Barat (1 kabupaten/kota)

20. Sulawesi Selatan (1 kabupaten/kota)

21. Sulawesi Tengah (3 kabupaten/kota)

22. Sulawesi Tenggara (5 kabupaten/kota)

23. Sulawesi Utara (5 kabupaten kota)

24. Sumatera Barat (2 kabupaten kota)

25. Sumatera Selatan (5 kabupaten kota)

26. Sumatera Utara (16 kabupaten kota).

27. Banten (1 kabupaten/kota).

Doni menuturkan, ada 24 kabupaten/ kota yang tidak terpapar akibat faktor geografis. ''Ke-24 kabupaten kota ini berada di kepulauan. Artinya secara geografis mereka bisa terjamin keamanannya apabila bisa melakukan kontrol dan pengawasan yang lebih ketat,'' kata Doni.

Akan tetapi, Doni mengatakan gugus tugas tidak akan lengah. Mereka berjanji akan memeriksa dan memastikan daerah di Indonesia ada positif atau tidak.

''Dalam beberapa hari ke depan, gugus tugas tentu akan memonitor melalui laporan dari gugus tugas provinsi kabupaten/kota, apakah ada tambahan kasus atau tidak,'' sambung Doni.***

Editor:hasan b
Sumber:tirto.id
Kategori:Kampus, Kesehatan
wwwwww