Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
3
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Sumbar Terapkan PSBB Mulai 22 April 2020

Sumbar Terapkan PSBB Mulai 22 April 2020
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Sabtu, 18 April 2020 18:12 WIB
PADANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berencana mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 22 April 2020 setelah proses sosialisasi dilakukan kepada masyarakat sehingga mereka memahami konsepnya guna mengatasi pandemi COVID-19.

"Direncanakan, PSBB dimulai Rabu (22/4) namun akan dipastikan setelah rapat koordinasi gubernur dengan bupati dan wali kota Senin (20/4) nanti," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, Sabtu (18/4/2020).

Meski penerapan masih beberapa hari lagi, katanya, sosialisasi sudah harus dimulai sejak Sabtu ini dengan memanfaatkan semua media, baik media sosial maupun media luar ruang.

Khusus media luar ruang, katanya, juga akan dipasang di daerah-daerah perbatasan agar orang yang ingin masuk Sumbar juga memahami penerapan konsep PSBB.

Menindaklanjuti rencana itu, Irwan menyebut akan menerbitkan berbagai regulasi, panduan dengan segala perangkatnya, agar PSBB dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya.

"Kita berharap PSBB akan berjalan efektif dan dapat memutus penyebaran COVID-19 di Sumatera Barat. Kunci dari PSBB ini sebetulnya sangat sederhana, yaitu membatasi pergerakan orang dan harus tetap di rumah. Kalau pergerakan orang dapat dikendalikan dan kita tetap di rumah, insyaallah wabah ini dapat diatasi dengan cepat," katanya.

Ia mengimbau masyarakat tidak lagi abai terhadap apa yang disampaikan pemerintah, antara lain tetap di rumah dan keluar hanya untuk kepentingan mendesak.

Ia mengatakan jumlah perantau yang masuk Sumbar melalui 10 pintu masuk sejak 31 Maret 2020 sampai tanggal 17 April 2020, tercatat 91.847 jiwa atau rata-rata 4.834 orang per hari.

Sebagian dari mereka mau mematuhi imbauan untuk isolasi mandiri 14 hari, namun sebagian lainnya masih abai dan tetap pergi ke kedai-kedai serta pasar.

"Mereka yang abai adalah salah satu persoalan pelik yang juga kita hadapi. Mudah-mudahan PSBB ini bisa efektif untuk memutus rantai penyebaran COVID-19," katanya. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Warga Bertuah
wwwwww