Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
2
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
15 menit yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Pihak Istana Buka Suara Soal Prediksi Setengah Miliar Orang Jatuh Miskin Akibat Pandemi Corona

Pihak Istana Buka Suara Soal Prediksi Setengah Miliar Orang Jatuh Miskin Akibat Pandemi Corona
Ilustrasi.
Sabtu, 18 April 2020 23:34 WIB
JAKARTA - Dampak penyebaran virus Corona mendatangkan malapetaka pada ekonomi dunia. Kejadian ini dapat mendorong sekitar setengah miliar orang jatuh ke jurang kemiskinan.

Berdasarkan hasil riset Oxfam, organisasi nirlaba asal Inggris ini menyebut setengah miliar orang ini berasal dari seluruh penjuru dunia, termasuk di East Asia dan Pasific, Asia Selatan.

Pelaksana tugas Deputi III Kantor Stap Presiden (KSP), Panutan Sulendrakusuma menyebut menurunnya perekonomian dunia menjadi salah satu penyebabnya.

"Pandemi Covid-19 ini menyebabkan perekonomian dunia mengalami kontraksi yang sangat dalam di tahun 2020," kata Panutan seperti dilansir GoNews.co dari Detik.com, di Jakarta, Sabtu (18/4/2020).

Untuk Indonesia, Panutan mengatakan pertumbuhan ekonomi nasional banyak yang memproyeksikan bermacam-macam skenario. Hanya saja, ketidakpastian yang berasal dari sektor kesehatan ini telah berdampak kepada 1,5 juta pekerja per 11 April 2020. di mana sekitar 10% terkena PHK dan 90% dirumahkan.

Dari data tersebut berpotensi masuk ke dalam garis kemiskinan. Apalagi pemerintah sudah mengumumkan adanya potensi penambahan jumlah orang miskin sekitar 1,1 juta orang hingga 3,78 juta orang. Penambahan itu berdasarkan skenario-skenario yang dibuat pemerintah akibat dampak Covid-19.

Untuk menanggulangi hal tersebut, Panutan mengungkapkan pemerintah akan melakukan beberapa upaya, seperti mempercepat belanja negara dan mendorong program padat karya. Selanjutnya, memperluas belanja dengan menambah manfaat bantuan sosial (bansos) seperti Kartu Sembako, hingga insentif di sektor pariwisata.

Upaya selanjutnya, dikatakan Panutan adalah menjaga daya beli masyarakat dan memberikan kemudahan kegiatan ekspor dan impor. Salah satunya dengan memberikan keringan pembayaran pajak.

"Presiden memerintahkan agar dilaksanakan secepatnya dan tepat sasaran, by name by address," ungkap dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:detik.com
Kategori:Warga Bertuah, Pasar & Niaga, Balai Kota
wwwwww