Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Pemkot Padang Tetapkan TPU Bungus Lokasi Pemakaman Khusus Covid-19

Pemkot Padang Tetapkan TPU Bungus Lokasi Pemakaman Khusus Covid-19
Wali Kota Padang Mahyeldi. (antara/ikhwan wahyudi)
Sabtu, 18 April 2020 19:14 WIB
PADANG - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menetapkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bungus sebagai lokasi pemakaman khusus jenazah yang meninggal dunia karena virus corona jenis baru (COVID-19).

"Akan tetapi kalau ada warga yang meninggal dunia karena corona dan keluarga ingin dimakamkan di tempat lain silakan, namun pemkot sudah menyiapkan TPU Bungus," kata Wali Kota Padang Mahyeldi di Padang, Sabtu (18/4/2020).

Pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat dengan harapan tidak ada lagi warga yang menolak pemakaman karena sudah memahami hal tersebut.

Ia menilai sebelumnya ada persoalan sosialisasi yang belum optimal terkait dengan hal tersebut dan karena ada beberapa hal baru bisa dilakukan pada 15 April 2020 .

"Malam tadi ada satu jenazah yang sudah dimakamkan di TPU Bungus," kata dia.

Ia menyebutkan hingga saat ini dari 48 kasus positif COVID-19 di Padang, delapan orang dinyatakan sembuh dan enam meninggal dunia.

Pasien positif tersebar di sembilan kecamatan dan tinggal dua kecamatan yang masih nol kasus, yaitu Bungus Teluk Kabung dan Nanggalo.

Ia menyampaikan terjadinya lonjakan kasus karena adanya penelusuran riwayat kontak oleh Dinas Kesehatan kemudian dilakukan tes swab.

"Ini lebih baik sehingga ada kepastian dan bisa dilakukan antisipasi penularan dalam skala lebih luas, terutama bagi pasien positif tanpa gejala," kata dia.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Padang mengungkap pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia di Padang didominasi mereka yang telah berusia lanjut.

"Semua pasien meninggal berusia di atas 50 tahun dan ada penyakit penyerta," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Padang Gentina .

Terkait dengan prosesi pemakaman jenazah pasien positif COVID-19, katanya, di lokasi yang jauh dari pemukiman, tidak dekat sungai, dan kedalaman tanah mencapai 1,5 meter.

Selain itu, katanya, penyelenggaraan pemakaman jenazah dilakukan pihak rumah sakit, mulai dari memandikan, mengafani, hingga shalat jenazah, kemudian jenazah dimasukkan peti khusus, serta dimakamkan oleh petugas khusus berpakaian alat pelindung diri secara lengkap. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Kulim, Binawidya, Warga Bertuah
wwwwww