Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
6 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Home  /  Berita  /  Parlemen

Fraksi PAN DPR RI Minta Pemerintah Lebih Bertindak Cepat Evakuasi WNI dari Diamond Princess

Fraksi PAN DPR RI Minta Pemerintah Lebih Bertindak Cepat Evakuasi WNI dari Diamond Princess
Dok. Diamond Princess
Selasa, 25 Februari 2020 12:11 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - 9 dari 78 orang kru kapal Diamond Princess yang berstatus WNI, positif terjangkit virus corona dan sudah dilakukan perawatan medis. Sementara 69 orang lainnya masih menunggu keputusan dan kepastian dari pemerintah Indonesia.

Data itu tertera dalam pernyataan pers Anggota Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay. Ia meminta pemerintah untuk bertindak lebih cepat dan tidak terlalu lama berpikir guna mengevakuasi para WNI tersebut.

"Lagi pula, kapal tersebut diketahui membawa banyak penumpang dan kru yang positif terinfeksi virus corona. Sangat tidak bijak jika WNI masih tetap ada di dalam kapal tersebut," kata Saleh, Selasa (25/2/2020).

Kalaupun tidak bisa untuk langsung dibawa pulang ke tanah air, menurut Saleh, setidaknya para WNI itu bisa dikeluarkan terlebih dahulu dari kapal tersebut.

"Bagaimana caranya? Tentu pemerintah yang lebih tahu. Apalagi sampai saat ini, menurut keterangan Kemenkes, komunikasi pihak perwakilan kita masih terus dilaksanakan dengan otoritas Jepang," kata Saleh.

Wakil Ketua Fraksi PAN DPR RI ini menandaskan, "kita memahami kekhawatiran pemerintah. Karena itu, proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati dan aman. Meski demikian, bukan berarti menunggu terlalu lama untuk diambil tindakan,".

Mengutip CNBC Indonesia, kapal pesiar Diamond Princess selama ini memang menjadi tempat penyebaran corona di Jepang. Pemerintah, pun berulang kali menegaskan akan segera mengevakuasi puluhan WNI tersebut.***

wwwwww