Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
7 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
4
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
7 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Harga Emas Bisa Terus Naik jika Wabah Corona Tak Segera Usai

Harga Emas Bisa Terus Naik jika Wabah Corona Tak Segera Usai
Ilustrasi: logammulia.com
Senin, 24 Februari 2020 11:48 WIB
JAKARTA - Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim mengungkapkan, apabila kasus virus corona ini belum bisa terselesaikan, maka dalam kuartal I emas akan naik menyentuh level 1.760 dollar AS per troy ons.

Potensi kenaikan harga emas ini karena banyak investor beralih dari aset berisiko ke aset safe haven karena proyeksi ekonomi global yang akan melemah terdorong sentimen virus corona.

"Dan jika wabah meluas kembali di kuartal II maka harga emas akan melonjak ke 1.900 dollar AS per troy ons," kata Ibrahim, dikutip dari kompas.com, Senin (24/2/2020).

Ibrahim memproyeksikan dalam pembukaan pasar hari Senin, harga emas akan kembali menguat, ia mengatakan range pada hari ini adalah 1.635 dollar AS per troy ons sampai dengan 1.657 dollar AS per troy ons.

"Kalau seandainya harga emas terkoreksi semata-mata hanya untuk memberikan kesempatan untuk pelaku pasar untuk mengambil posisi di level bawah sehingga akan mendapatkan keuntungan," tambah Ibrahim dalam lansiran itu.

Kenaikan harga emas juga terdorong oleh beberpa faktor seperti data korban jiwa akibat Corona di Beijing yang sudah lebih dari 2.000 orang dan yang terinfeksi lebih dari 45.000 orang. Per Jumat, muncul angka 118 orang meningg dan 1.109 kasus baru.

Wabah virus corona telah menyebar dan kondisi bertambah buruk di luar China, dengan jumlah kasus di Korea Selatan yang naik hingga 200 orang, sementara penghitungan untuk Singapura dan Jepang mencapai 85 orang.

Pihak berwenang China menyesuaikan jumlah kasus untuk ketiga kalinya bulan ini, menimbulkan lebih banyak pertanyaan atas keandalan data yang di pake oleh pihak pemerintah China.

"Dengan memburuknya ekonomi global akibat virus korona, ada kemungkinan bank sentral global akan kembali menurunkan suku bunga dan menggelontorkan stimulus guna untuk menstabilkan perekonomian global," tambahnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Pasar & Niaga
wwwwww