Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
3
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Arema FC Jadikan Acara Launching Kampanye Anti Flare

Arema FC Jadikan Acara Launching Kampanye Anti Flare
Minggu, 23 Februari 2020 13:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Manajemen Arema FC melakukan upaya edukasi dan kampanye anti flare pada pendukung fanatik Arema FC, Aremania. Launching tim yang akan digelar, Minggu (23/2/2020) akan menjadi pesta flare bagi Aremania sekaligus sebagai yang terakhir sebelum Liga 1 bergulir.

Ketika kompetisi sudah bergulir, manajemen Arema FC tidak ingin ada lagi penyalaan flare. Mengingat musim lalu Arema FC harus menerima sanksi denda yang cukup banyak dari penyalaan flare, kembang api dan smoke bomb. Tim berjuluk Singo Edan itu harus membayar denda ke Komdis hingga mencapai RP 1 milyar.

Tentu hal tersebut tak ingin terjadi lagi di Liga 1 2020 ini, manajemen Arema FC yang diwakili Media Officer, Sudarmadji meminta untuk semua pihak mendukung aksi kampanye dan edukasi pada suporter untuk tidak menyalakan flare saat pertandingan.

"Perilaku penyalaan flare ini membuat tim kena sanksi yang begitu besar. Setelah kita diskusi dengan semua pihak dan internal manajemen. Akhirnya kita balik, kita beri kesempatan suporter menyalakan flare di launching tim," kata Sudarmadji.

"Makanya kita ada tagline 'Habiskan Flaremu Hari Ini Karena Esok Akan Jadi Jeda dan Aksi'. Ini sebagai bagian dari kampanye sekaligus edukasi kita tentang flare," imbuhnya.

Sudarmadji menambahkan penyalaan flare akan dilakukan saat perkenalan pemain. Ajang launching tim akan menjadi pesta sekaligus perpisahan Aremania dengan flare, smoke bomb dan kembang api. Karena di Liga 1, penyalaan flare tidak akan ditoleransi lagi.

"Kita perlu berpisah dengan flare dan smoke bomb karena membawa dampak negatif bagi tim," tutupnya. ***

wwwwww