Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
18 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
2
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gandeng Kementerian Pekerjaan Umum Revitalisasi Kawasan Danau Buatan
3
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
Nusantara
14 jam yang lalu
Melangkah ke Panggung Nasional, Remaja Asal Bukittinggi Haura Isra Fitriani Wakili Sumatera Barat di Bali
4
Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi, Pelatih PSPS Pekanbaru Apresiasi Mentalitas Skuad Askar Bertuah
Gelanggang
18 jam yang lalu
Gagal Bawa Pulang Tiga Poin dari Bekasi, Pelatih PSPS Pekanbaru Apresiasi Mentalitas Skuad Askar Bertuah
5
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
Gelanggang
15 jam yang lalu
Ajang Kencana Fight 2026 Resmi Dibuka, Wali Kota Agung Nugroho Dorong Petarung Jalanan Raih Prestasi di Ring
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Soal Larangan Jokowi ke Kediri, PDIP Sebut Hanya Candaan

Soal Larangan Jokowi ke Kediri, PDIP Sebut Hanya Candaan
Senin, 17 Februari 2020 13:35 WIB
JAKARTA - Pernyataan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung yang mengatakan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ke Kediri karena takut senasib dengan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dinilai hanya bercanda.

Presiden Jokowi pun diyakini tidak percaya dengan mitos lengser setelah berkunjung ke Kediri itu.

"Enggak lah itu joke aja itu. Becanda. Di zaman modern begini Pak Jokowi enggak percaya begitu-begituan," ujar Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rokhmin Dahuri usai acara di Hotel Atlet Century Park Senayan, Jakarta, Minggu (16/2).

Soal candaan itu sebenarnya tidak perlu diperlebar. Ia pun mengaku tidak mempersoalkan candaan yang dilontarkan oleh Pramono Anung itu. Terlebih, candaan tersebut disebut seringkali disampaikan.

"Joke aja, kalau hidup tidak ada humor kan to long one day terlalu lama," ujar Rokhmin.

Sebelumnya, dalam kunjungannya ke Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, pada Sabtu lalu, Pramono menjadi salah satu orang yang melarang Presiden Jokowi ke daerah tersebut.

"Ngapunten (mohon maaf) Kiai. Saya termasuk orang yang melarang Pak Presiden berkunjung di Kediri," ucap Pramono. Kiai dan santri yang hadir pun tertawa mendengarnya.

Pramono sebenarnya tidak serta merta bicara seperti itu. Dia hanya menanggapi sambutan Pengasuh Ponpes Lirboyo, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus. Dalam sambutannya, Kiai Kafabihi Mahrus menjelaskan, Kediri memang daerah wingit (angker) untuk presiden.

"Saya masih ingat, karena percaya atau tidak percaya, Gus Dur setelah berkunjung ke Lirboyo, tidak begitu lama, gonjang-ganjing di Jakarta," lanjut Pramono, memberikan alasan dengan nada becanda.

Sementara untuk Wapres Kiai Ma'ruf Amin, Pramono tidak melarangnya datang ke Kediri. Dia percaya mitos yang dialami Gus Dur itu tidak berlaku bagi wapres. Hadirin lagi-lagi tertawa.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:rMOL.ID
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww