Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
20 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
20 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
10 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Usai Menjerit 'Ya Allah...' Sebanyak 4 Kali, Wanita di Inhil Ini Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Tubuh Penuh Luka Bacokan di Kamar

Usai Menjerit Ya Allah... Sebanyak 4 Kali, Wanita di Inhil Ini Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Tubuh Penuh Luka Bacokan di Kamar
Polisi melakukan olah TKP di lokasi kejadian. (foto istimewa)
Kamis, 13 Februari 2020 08:45 WIB
Penulis: Rizki Ganda Sitinjak
PEKANBARU - Seorang wanita bernama Yusi Susanti (36) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar setelah cekcok dengan sang suami di rumahnya yang berada di Jalan SMP Lorong Bunga Tanjung, Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Rabu (12/2/2020).

Kasubag Humas Polres Inhil, Iptu Warno Akman mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu pelapor yang merupakan tetangga korban, mendengar keributan dari dalam rumah korban.

"Jadi pelapor ini mendengar jeritan dari dalam rumah korban, yang mana suara jeritan itu diduga adalah suara korban yang mengucapkan, Ya Allah..., Ya Allah, hingga empat kali. Setelah jeritan itu, pelapor melihat ada darah yang keluar dari depan pintu kamar korban," terang Warno kepada GoRiau.com, Kamis (13/2/2020) pagi.

Kemudian, pelapor langsung pergi ke Polsek Reteh untuk melaporkan kejadian yang dilihatnya itu. Selanjutnya, atas laporan itu tim opsnal Polsek Reteh langsung mendatangi lokasi kejadian.

''Setelah di lokasi, petugas menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, kondisi tubuhnya itu penuh luka bacokan dan darah berserakan didalam kamarnya," lanjut Warno.

Ternyata, setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan, pelaku pembunuhan itu adalah suami korban, yang bernama Maspudin (34), dimana setelah membunuh istrinya, pelaku langsung melarikan diri.

Setelah dilakukan visum terhadap korban, terdapat luka bacokan parang pada bagian leher kanan dan kiri, tengkuk, perut, telapak tangan kiri, tangan kanan, dan kaki.

Adapun barang bukti yang berhasil ditemukan petugas adalah, sebilah parang berlumuran darah beserta sarung, sbilah pisau berlumuran darah, dan shelai baju daster warna merah berlumuran darah. ***

Kategori:Warga Bertuah
wwwwww