Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
16 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
23 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Parlemen
18 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kapolres Bukittinggi Imbau Masyarakat tidak Terpancing Isu SARA

Kapolres Bukittinggi Imbau Masyarakat tidak Terpancing Isu SARA
Kapolres Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santoso.
Selasa, 04 Februari 2020 15:10 WIB
Penulis: Jontra
BUKITTINGGI - Kepala Kepolisian Resor Bukittinggi, AKBP Iman Pribadi Santoso mengimbau masyarakat di kota Bukittinggi agar tidak terpancing isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) pascainsiden yang terjadi di Minahasa Utara, Sulawesi Utara beberapa hari lalu.

"Insiden yang terjadi di Minahasa Utara sudah ditangani pihak kepolisian berkerja sama dengan instansi terkait dan pemerintahan. Insiden itu murni tindak pidana. Untuk itu masyarakat jangan sampai termakan isu SARA," ujarnya di Bukittinggi, Selasa 4 Februari 2020.

Selain mengimbau kepada masyarakat, pihaknya juga sudah mengumpulkan para tokoh-tokoh agama, pemuda dan masyarakat untuk mengantisipasi terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti yang terjadi di Minahasa Utara.

"Meskipun untuk di Bukittinggi saat ini Kamtibmas dalam kondisi aman, namun kita tidak boleh beranggapan kalau seterusnya aman, melainkan harus tetap dilakukan pencegahan," ucapnya.

Dikatakan juga oleh Iman Pribadi Santoso, pihaknya tidak akan menoleransi hal-hal yang bersifat anarkisme. Untuk itu, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat untuk mempercayakan kepada kepolisian dalam menyelesaikan segala bentuk insiden yang terjadi.

"Kami minta segala bentuk insiden yang terjadi semua masyarakat mempercayakannya kepada aparat hukum dalam menyelesaikannya," tegasnya.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, mengenai gangguan kamtibmas selain ISU SARA, seperti kenakalan remaja, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor dan lainnya juga harus diantisipasi sejak dini.

"Semua peluang gangguan kamtibmas khususnya di Kota Bukittinggi dan sekitarnya, mulai dari ambang gangguan, potensi gangguan hingga gangguan nyata harus diantisipasi sejak awal supaya kamtibmas benar-benar bisa tercipta," pungkasnya.(**)

wwwwww