Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
2 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
2 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Usai Viral dan Direspon Kemenpora, Bupati Kampar Akhirnya Turun Jenguk Atlet Pengidap Tumor Ganas

Usai Viral dan Direspon Kemenpora, Bupati Kampar Akhirnya Turun Jenguk Atlet Pengidap Tumor Ganas
Bupati Kampar saat mengunjungi Riska di RS. (Istimewa)
Senin, 03 Februari 2020 15:06 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Setelah viral dan masuk dalam pemberitaan sejumlah media, akhirnya Bupati Kampar, Catur Sugeng Susanto turun langsung menjenguk atlet Voli yang mengidap penyakit tumor ganas di bagian kaki.

"Alhamdulillah, saya sudah bertemu dengan Riska dan keluarga. Gadis asal Kelurahan Lipat Kain Kampar Kiri itu menderita tumor ganas dibagian lutut, dan sekarang dirawat di RS Awal Bross setelah difasilitasi Dandim Pak Aidil," ujar Sugeng, Senin (03/2/2020).

Selain melihat langsung kondisi Riska, Ia juga memberikan bantuan untuk Riska dan keluarga. "Saya memberi setawar sedingin supaya Riska dan kel. tak kenal lelah berjuang. Senantiasa diberi kekuatan dan kesabaran. Semoga Allah SWT memberi kesembuhan kepada Riska, aamiin," tandasnya.

Untuk diketahui, Riska Ramadila (17) sudah 7 bulan terbaring di rumah tanpa melakukan aktivitas apapun. Tumor ganas membuat dengkul kanan atlet voli andalan di sekolahnya ini bengkak sebesar kepala manusia dewasa.

Kondisi keluarga Riska yang pas-pasan juga menjadi kendala dalam hal pengobatan. Kedua orang tua Riska, Herianto dan Muzarniati bekerja sebagai penyadap karet di Pekanbaru, penghasilannya pun tak menentu.

Mendengar pemberitaan tentang Riska tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) pun langsung menggalang dana untuk biaya pengobatan Riska.
Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot Sulistiantoro Dewa Broto, mengatakan saat ini penggalangan dana di internal Kemenpora sedang berjalan.
"Saya sedang galang dukungan (dana) internal Kemenpora," katanya, Sabtu (1/2/2020) lalu,

Gatot juga mengaku telah memberikan sejumlah dana sumbangan secara pribadi kepada salah satu pengelola Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Pekanbaru, Riau.
"Kalau secara pribadi (dana) sudah dikirim melalui Pengda PBVSI Riau)," katanya.

Kisah luka yang dialami Riska bermula pada pada pertengahan 2019. Kala itu dia dan teman-temannya sedang mengikuti pelajaran olah raga di sekolah. Riska yang sedang asik berolahraga tiba-tiba terjatuh dan lututnya terbentur.

"Awalnya cuma sakit biasa terus hilang lagi. Lama-lama ngilu cuma belum bengkak," kata Riska seperti dilansir GoNews.co dari kumparan, Jumat (31/1/2020).

Kemudian, pada Juli 2019, lutut kanan Riska mulai bengkak dan terus membesar, hingga akhirnya pada Agustus 2019 Riska tidak kuat berjalan lagi. Akibatnya saat ini Riska terpaksa tidak sekolah.***

wwwwww