Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
8 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
14 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Fadjar International Tournament 2020

Eko Yuli Irawan dan Triyatno Masing-masing Raih 3 Emas

Eko Yuli Irawan dan Triyatno Masing-masing Raih 3 Emas
Senin, 03 Februari 2020 18:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
RASHT - Lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan dan Triyatno masing-masing meraih 3 medali emas untuk angkatan Snatch, Clean and Jerk dan total angkatan pada Fadjar International Tournament yang juga babak kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung di Rasht, Iran, Senin (3/2/2020) dini hari.

Eko yang meraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 tampil di kelas 67kg bersama Deni. Dia merebut tiga emas dari Angkatan Snatch Snatch 138kg, Clean and Jerk 172kg dan Total Angkatan 310kg. Ini sesuai dengan target angkatan yang telah ditetapkan untuk mempertahankan posisi di peringkat kedua dunia.

Sementara Deni hanya kebagian dua perak dan satu perunggu. Dua perak diraih dari Angkatan Clean and Jerk 160kg dan Total Angkatan 285kg dan perunggu dari Amgkatan Snatch 125kg. Sedangkan lifter Turki, Bunyamin Sezer meraih perak angkatan Snatch 128kg, dan dua perunggu dari angkatan Clean and Jerk 148kg dan Total Angkatan 276kg.

Sukses Eko diikuti Triyatno yang turun di kelas 73kg. Dia meraih tiga medali emas dari Snatch 136kg, Clean and Jerk 170kg dan total angkatan 306kg. Total angkatan yang dicetak Deni ini masih jauh dari target yang ditetapkan yakni 330kg. Sedangkan tiga medali perak diraih lifter Irak, Mohammad Qaddam Hamid dari angkatan Snatch 130kg, Clean and Jerk 162kg dan Total Angkatan 292kg.

Kepala Pelatih Tim Angkat Besi Olimpiade Indonesia, Dirdja Wihardja yang dihubungi melalui telepon selular mengakui dari ketiga lifter yang tampil di Fadjar International Tournament itu hanya Eko Yuli Irawan yang memenuhi target angkatan. Sedangkan Triyatno yang meraih emas dan Deni belum memenuhi target.

"Eko itu meraih tiga emas dan sudah memenuhi target total angkatan 310kg dan Deni belum memenuhi dari target total angkatan 315 kg. Begitu juga dengan Triyatno yang meraih tiga emas tidak memenuhi target total angkatan 330kg," jelasnya.

Menurut Dirdja, Deni dan Triyatno masih belum memenuhi target karena baru sebulan latiha. Namun, dia menyebut Deni dan Triyatno masih punya kesempatan untuk mengejarnya pada Kejuaraan Angkat Besi Asia di Kazakhstan, 7-15 April 2020. ***

wwwwww