Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
21 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
20 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
11 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
6
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Home  /  Berita  /  Parlemen

Fadli Zon Sebut Pemerintah Lamban soal Corona

Fadli Zon Sebut Pemerintah Lamban soal Corona
Gambar: Ist.
Rabu, 29 Januari 2020 19:10 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI, Fadli Zon menilai, pemerintah cenderung lamban dalam menyusun kebijakan mengantisipasi penyebaran wabah virus Corona. Belum ada satupun kebijakan yang bersifat menentukan terkait persoalan tersebut.

Padahal, kata Fadli, sudah ada enam negara tetangga kita yang sudah terpapar kasus Corona, yaitu Thailand, Vietnam, Kamboja, Malaysia, Singapura dan Australia.

"Kebijakan di saat 'complex emergency' memerlukan kecepatan dan ketepatan termasuk koordinasi antar sektor," kata Fadli kepada wartawan, Rabu (29/1/2020).

Pemerintah, kata Fadli, juga belum memberikan travel warning bagi WNI yang ingin bepergian ke Cina. "Peringatan hanya diberikan khusus bagi mereka yang hendak mengunjungi Provinsi Hubei saja, terutama kota Wuhan,".

"Padahal, sejak pekan lalu virus Corona telah menyebar ke 30 dari 31 provinsi di Cina. Pemerintah seharusnya lebih responsif dan sensitif mengantisipasi berbagai kemungkinan," pintanya.***

wwwwww