Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
23 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
8 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
12 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
8 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
8 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Catatan Polri 2019: KDRT Turun, Perkosaan Meningkat

Catatan Polri 2019: KDRT Turun, Perkosaan Meningkat
Ilustrasi: shutterstock
Sabtu, 28 Desember 2019 15:28 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia merilis catatan penanganan perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan perkara Perkosaan sepanjang tahun 2019.

"Kasus KDRT tahun ini menurun 3.742 dibanding tahun sebelumnya, atau sekitar 36,2 persen," ungkap Kapolri Idham Aziz di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Sabtu (28/12/2019).

Pada 2018 kata Idham, KDRT mencapai 10.316 kasus, sementara 2019 tercatat sebanyak 6.574 kasus. Dari 6.574 hanya 6.220 perkara KDRT yang masuk tahap penyelesaian tahun ini.

Tahun lalu, sambungnya, ada 7.937 perkara yang masuk tahap penyelesaian. Tahun ini menurun 1.717 perkara atau sekitar 21,6 persen dibanding tahun 2018.

Sementara kejahatan terhadap perempuan di Indonesia, lanjut Idham, tercatat masih tinggi.

Kasus pemerkosaan di tahun 2018 ada 3.404 kasus, di tahun 2019 meningkat jadi 4.730, atau naik 38,9 persen di tahun ini. Penyelesaian perkara pemerkosaan pun meningkat di tahun 2019.

Tahun ini, sebanyak 3.687 perkara kasus pemerkosaan diselesaikan tahun ini. Tahun sebelumnya hanya 2.654 penyelesaian perkara pemerkosaan yang terselesaikan. Tahun ini meningkat 1.033 perkara, atau sekitar 38,9 persen.***

wwwwww