Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
18 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
16 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
16 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
18 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
14 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pesan Natal Ketua MPR RI: Natal untuk Pancarkan Semangat Kebangsaan

Pesan Natal Ketua MPR RI: Natal untuk Pancarkan Semangat Kebangsaan
Pimpinan Rumah Kebangsaan MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) saat mengunjungi kantor PP Muhammadiyah. (Dok. GoNews.co)
Rabu, 25 Desember 2019 17:39 WIB
JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyatakan, perayaan Hari Raya Natal harus dijadikan momentum untuk memperkuat semangat Kebhinekaan. Kemajemukan agama yang ada di dalam masyarakat Indonesia, harus dijadikan sumber kekuatan utama bangsa Indonesia.

"Sikap toleransi dan dukungan merupakan ruang kekeluargaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Sehingga, kemajemukan yang ada di dalam masyarakat Indonesia bukan menjadi sumber pemecah belah. Melainkan harus menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia," kata Bamsoet kepada wartawan, Rabu (25/12/2019).

Agama apapun, lanjut Bamsoet, jelas mengajarkan untuk senantiasa menyebarkan cinta kasih kepada sesama. Karena itu, "siapapun tidak boleh menjadikan agama sebagai alat permusuhan. Apalagi sebagai alat politik,".

"Perayaan Natal menjadi sangatlah penting guna memancarkan semangat kebangsaan," kata Dia.

Bamsoet menegaskan, penting untuk membuka ruang dialog diantara pemeluk agama. Tujuannya, agar melalui dialog tersebut, antar umat beragama bisa menguatkan satu sama lain.

"Meskipun berbeda keyakinan, namun tetap bersaudara dalam kemanusiaan," ujarnya.

Sekali lagi, tandas Bamsoet, momen Perayaan Natal ini harus menjadi suatu momentum yang baik bagi seluruh umat. "Ajaran agama yang mengajarkan kebaikan, dapat kita laksanakan untuk membangun bangsa dan negara Indonesia. Sehingga, melalui momen Perayaan Natal, bangsa Indonesia dapat semakin dipersatukan,".

"Momen Perayaan Natal penting bagi keindonesiaan kita. Penting bagi toleransi kita. Dan, penting bagi masa depan bangsa kita. Selamat Natal 2019 dan Tahun Baru 2020," demikian Bamsoet.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Rilis
Kategori:GoNews Group, Kabar Bertuah
wwwwww