Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
20 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
18 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
20 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
16 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Home  /  Berita  /  GoNews Group

'Panggil' Dubes China, Menkopolhukam: Kok di Uighur Ada yang Begitu?

Panggil Dubes China, Menkopolhukam: Kok di Uighur Ada yang Begitu?
Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD. (Foto: twitter)
Rabu, 25 Desember 2019 14:11 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku pernah mengundang Dubes China, Xiao Qian ke Kantor Menko Polhukam RI, dan menyatakan "bahwa situasi Uighur mengusik sebagian orang Islam di Indonesia,".

Dikutip dari akun twitternya, Rabu (25/12/2019), Mahfud menegaskan bahwa upapa konfirmasi terhadap Dubes China untuk Indonesia itu bukan dalam rangka intervensi Indonesia pada permasalahan dalam negeri China. Ini adalah "diplomasi ringan" baginya.

"Setelah dia (Dubes China, red) menjelaskan, ya sudah. Kita tak mau intervensi," kata dia. Namun tak jelas apa penjelasan China pada Mahfud kala itu.

Kultwit berisi 6 cuitan beruntun itu memang berfokus pada upaya menyanggah pertentangan antara Ia dan Moeldoko soal Uighur. Bukan soal pertemuan Mahfud dan Dubes China seutuhnya.

Mahfud tertarik ingin mengonfirmasi langsung Dubes China, karena merasa sebelumnya ruang gerak muslim di China "Rasanya aman saja,".

"Kok di Uighur ada yang begitu?" tanya Mahfud.***

wwwwww