Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
11 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
15 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
11 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
9 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
11 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Seto: Dua Gol Cepat Mereka Bikin Down

Seto: Dua Gol Cepat Mereka Bikin Down
Selasa, 20 Agustus 2019 23:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - Pelatih Klub PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro mengakui gol cepat Tira Persikabo membuat mental para pemain turun sehingga memaksa mereka pulang dengan tangan hampa usai takluk 1-3 dalam lanjutan pekan ke-15 Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (19/8/2019).

PSS sudah tertinggal pada menit ketiga saat Ciro Alves membuat gol dari titik putih. Setelahnya, Khursed Beknazarov dan Osas Saha menambah keunggulan tuan rumah yang diselingi gol Kushedya Hari Yudo.

"Sebenarnya pertandingan cukup menarik walau temponya tak terlalu tinggi. Memang itu yang kita inginkan. Sayangnya di awal permaianan, dua gol cepat mereka bikin down," kata Seto.

Seto menyebut anak asuhnya kecolongan lantaran tiga gol yang bersarang di gawang PSS datang dari skema bola mati. Di sisi lain, diakui absennya tiga legiun asing sedikit banyak memberikan pengaruh terhadap pola permainan Super Elja.

"Babak kedua kita bermain lebih efektif dan efisien. tapi gol mereka adalah set piece. Ini pekerjaan rumah buat kita karena di beberapa pertandingan juga banyak kecolongan dari situ. Sayang sih hanya karena set piece kita kalah dari situ. Tapi sekali lagi selamat untuk Tira," jelasnya.

Kendati demikian, Seto memberikan apresiasi terhadap para pemain lokal yang mampu tampil bagus. Ia juga menjabarkan penjelasan mengapa mencadangkan striker asal Ukraina Yevhen Bokhasvili, dan baru dimainkan pada babak kedua.

"Ada pengaruh, iya. Tapi saya pikir hari ini mereka para pemain lokal bisa main dengan intensif dari kaki ke kaki mereka bermain dengan bagus. Tapi memang dengan tidak adanya tiga pemain asing itu berpengaruh, apalagi di awal kita sempat coba ubah formasi," beber Seto.

"Yevhen sempat mengeluh cedera di hamstring. Makanya, kita cadangkan dan saya berikan kesempatan pemain lokal yang punya kecepatan dan kemampuan. Kalau strategi ya karena kepepet, tidak ada pilihan," pungkasnya. ***

wwwwww