Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
10 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
13 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
10 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
10 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
7 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bukan Hanya di Jakarta, Polusi Udara di Kota-Kota Ini juga Tinggi

Bukan Hanya di Jakarta, Polusi Udara di Kota-Kota Ini juga Tinggi
Ilustrasi polusi udara: reuters.
Selasa, 20 Agustus 2019 21:58 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Bambang Haryo S. mengungkapkan, polusi udara akibat dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tidak hanya terjadi di Jakarta.

"Bogor, juga ada kabut yang baunya sangit seperti bau (benda) terbakar. Surabaya dan Semarang juga begitu, tingkat polusinya sudah di ambang batas," kata Bambang melalui sambungan telepon kepada GoNews.co, Selasa (20/08/2019).

Padahal, kata Bambang, Surabaya termasuk kota yang udaranya cukup bagus di luar musim kemarau. "Tapi pada musim seperti sekarang ini (musim kemarau, red) dan terjadi kebakaran hutan (Sumatera dan Kalimantan), Surabaya pun terdampak,".

Sehingga, polusi udara yang tinggi di Jakarta dan kota-kota besar tersebut, tidak tepat jika disebut berasal dari polusi kendaraan bermotor. Mengingat, polusi udara tinggi terjadi beriringan dengan musim kemarau dan Karhutla di Kalimantan dan Sumatera yang terletak di utara Jakarta.

"Memang ada polusi dari kendaraan, tapi jumlahnya tidak signifikan menjadi penyebab polusi tinggi saat ini," kata Bambang.

Sebelumnya, polusi udara di Jakarta menjadi sorotan publik. Pada Minggu (18/08/2019), berdasarkan data AirVisual hingga pukul 07.34 WIB, kualitas udara Jakarta tercatat tidak sehat, dengan Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara sebesar 157 pada konsentrasi parameter PM2.5 68 ug/m3.***

wwwwww