Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
8 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
15 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ini Pernyataan Wakil Wali Kota Surabaya soal Pencatutan Namanya di Kisruh Manokwari

Ini Pernyataan Wakil Wali Kota Surabaya soal Pencatutan Namanya di Kisruh Manokwari
Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana. (Istimewa)
Senin, 19 Agustus 2019 16:06 WIB
SURABAYA - Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengaku sangat terkejut terkait pencatutan jabatan Wakil Wali Kota Surabaya di percakapan grup WhatsApp tentang kisruh mahasiswa Papua di Surabaya.

Pasalnya, Whisnu memastikan diri tidak mengeluarkan pernyataan apapun terkait permasalahan itu.

"Saya kaget dan sangat terkejut. Saya memang sudah mendengar informasi adanya pencatutan di grup WA itu. Makanya saya kaget," ujar Wakil Wali Kota Whisnu Sakti Buana, Senin (19/8/2019).

"Saya tidak mengeluarkan pernyataan apapun terkait mahasiswa Papua harus dipulangkan. Selama kisruh itu berlangsung saya pun tidak berada di lokasi," tegasnya.

Untuk itu, Whisnu pun meminta klarifikasi kepada pihak yang pertama kali melakukan pencatutan terhadap jabatan Wakil Wali Kota Surabaya.

"Saya minta yang bersangkutan untuk memberikan penjelasan terhadap masalah ini," cetusnya.

"Saya pun tidak mengenal siapa yang pertama kali mencatut jabatan Wakil Wali Kota Surabaya itu. Makanya saya ingin minta klarifikasi dari yang bersangkutan," pungkasnya.

Sebagai informasi, di grup WA 'DPD IWAPI se Indonesia', seorang anggota yang bernama Lala menuliskan jika saat ini di Papua dan Papua Barat tengah terjadi aksi massa. Aksi ini, menurutnya, dilatari kejadian penggerebekan Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya. Ia pun lebih lanjut menuliskan jika pernyataan Wakil Wali Kota Surabaya yang mengatakan akan memulangkan mahasiswa Papua turut pula menjadi pemicu.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Beritajatim.com
Kategori:GoNews Group, Cendekia, Balai Kota, Parlemen
wwwwww