Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
20 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
18 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
18 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
20 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
16 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Kesampingkan Persaingan di Timnas, Osas: Kita Semua Satu

Kesampingkan Persaingan di Timnas, Osas: Kita Semua Satu
Kamis, 15 Agustus 2019 17:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - Penyerang andalan Tira Persikabo, Osas Saha mengaku tak menyangka namanya masuk ke dalam daftar 24 pemain Tim Nasional Indonesia yang mengikuti persiapan menghadapi kualifikasi kedua Piala Dunia 2022.

Ini merupakan panggilan pertama bagi Osas yang menyandang status warga negara Indonesia (WNI) sejak Mei 2018 silam. Ia menjadi salah satu dari lima pemain naturalisasi yang dipanggil pelatih Simon McMenemy.

"Saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia. Khususnya kepada pelatih, yang sudah percaya kepada saya. Saya janji akan tampil all-out, semoga saya bisa memberikan yang terbaik," jelas Osas.

"Sebenarnya tidak (menyangka), tapi bagi Tuhan tidak ada yang tidak mungkin. Waktu membela klub di Indonesia bisa membanggakan klub yang saya bela, dan hari ini bisa lebih baik lagi," tambahnya.

Osas menepikan persaingan di sektor depan timnas yang dihuni pemain gaek Alberto 'Beto' Goncalves dan Ferdinand Sinaga. Ia juga antusias untuk mengikuti latihan perdana guna mendalami gaya melatih Simon.

"Kita tidak ada persaingan karena kita berada dalam satu negara. Jadi, kita semua adalah satu. Jadi siapapun yang main kita semua satu, tidak ada lawan atau bersaing," imbuh Osas.

"Ya nanti kita ikuti instruksi dia (Simon), bagaimana dia melatih," ujar pemain berusia 32 tahun tersebut. ***

wwwwww