Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
21 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
2
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
22 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
3
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
24 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
19 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Derita Gangguan Jiwa, Seorang Ibu di Canduang Agam Ini Pukul Anak Kandungnya Hingga Tewas

Derita Gangguan Jiwa, Seorang Ibu di Canduang Agam Ini Pukul Anak Kandungnya Hingga Tewas
Diduga alami gangguan jiwa, seorang ibu di Canduang, Agam habisi anaknya sendiri, Kamis 9 November 2017, sekira pukul 05.00 WIB.
Kamis, 09 November 2017 20:01 WIB
Penulis: jontra
AGAM - Warga Koto Laweh, Canduang, Agam, dikejutkan dengan ditemukannya seorang perempuan bernama Laspitri (30) dalam keadaan tewas berlumuran darah di rumahnya, Kamis 9 November 2017, sekira pukul 05.00 WIB.

Pelakunya diduga adalah ibu kandung korban sendiri, Kartini (65) yang kemudian diketahui mengalami gangguan kejiwaan.

Terkait hal itu, Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jember Jumhana, SIK, MH melalui Kapolsek IV Angkat Candung AKP Hendra Restuadi menjelaskan kronologis kejadian yang membuat warga Koto Laweh, Canduang gempar tersebut.

"Diduga terjadi pertengkaran antara korban dengan pelaku di dalam rumah mereka," ujar Kapolsek.

"Pelaku mengalami gangguan jiwa, sebab yang bersangkutan pernah dirawat di RS Jiwa Gadut Padang dan saat ini sedang rawat jalan, kemudian pelaku memukul kepala korban dengan cangkul hingga korban meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP), " terangnya.

Dikatakan juga oleh Hendra Restuadi, menurut keterangan Dokter yang melakukan olah TKP, korban mengalami luka sayat, luka memar, luka lebam dan retak pada rahang kiri bawah, terangnya.

Pihak kepolisian juga tengah meminta keterangan beberapa orang saksi untuk mengungkap penyebab terjadinya peristiwa ini. (*") 

wwwwww