Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
17 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
17 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Balai Kota
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Latih Nakes Puskesmas Jadi Pendamping Posyandu, Dukung Penerapan Standar Pelayanan Minimal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Diduga Lakukan Pembunuhan, Polisi Tangkap Sekuriti Pesantren Darul Ulum

Diduga Lakukan Pembunuhan, Polisi Tangkap Sekuriti Pesantren Darul Ulum
Istimewa.
Senin, 30 Oktober 2017 20:19 WIB
JOMBANG - Polres Jombang membekuk AZF (28) warga Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Senin (30/10/2017). Pria ini merupakan petugas keamanan atau sekuriti di pesantren Darul Ulum, Desa Kepuhdoko.

AZF ditangkap karena diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan dengan korban Slamet (60), yang juga pesuruh di pesantren yang berdekatan dengan Sungai Brantas tersebut. Saat ini polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Kepastian tertangkapnya pelaku dilontarkan Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto. "Pelaku sudah kami tangkap beberapa jam setelah kejadian. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan," ujar Agung.

Agung mengungkapkan, AZF ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan. Hal itu setelah polisi mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan sejumlah barang bukti di lapangan. Lantas apa motif pembunuhan itu? "Kita sedang dalami motif pembunuhan tersebut," kata Kapolres.

Slamet ditemukan tewas di tepi Sungai Brantas Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, sekitar pukul 13.00 WIB. Dia mengenakan celana kolor warna hitam. Pada bagian kepala korban terdapat enam sabetan benda tajam, sedangkan pada leher korban terdapat luka tusuk.

Sehari-hari, Slamet membantu di pesantren Darul Ulum Desa Kepuhdoko. Mulai disuruh bersih-bersih pesantren, hingga aktivitas lainnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:beritajatim.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Cendekia
wwwwww