Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
23 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
22 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
4
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
13 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
5
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
14 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Girder Tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk, Bina Marga Cari Penyebab

Girder Tol Pasuruan-Probolinggo Ambruk, Bina Marga Cari Penyebab
Foto: detik.com
Minggu, 29 Oktober 2017 16:29 WIB
JAKARTA - Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Arie Setiadi Moerwanto mengatakan telah menerjunkan tim khusus untuk menyelidiki ambruknya girder tol Pasuruan-Probolinggo di Grati, Pasuruan, hari ini.

"Kami sudah menurunkan tim ke sana untuk menyelidiki penyebabnya secara detail," kata Arie kepada Tempo, Ahad, 29 Oktober 2017.

Girder yang ambruk tersebut menimpa sejumlah kendaraan dan pekerja proyek tol tersebut. Bahkan, satu orang pekerja telah dipastikan meninggal dunia dan dua orang pekerja lainnya di rawat di rumah sakit. "Kejadian sekitar jam 09.00 pagi tadi," ucapnya.

Untuk mengetahui penyebab ambruknya girder tol tersebut juga sedang dicari tahu. Tim dari Bina Marga, kata Arie, telah mendatangi lokasi kejadia untuk mengumpulkan semua data desain, melakukan tes metode kerja dan mencari tahu kronologi untuk dianalisi lebih dalam.

Girder yang jatuh sepanjang 50,8 meter dengan menggunakan dua crane. Pada Sabtu lalu, telah diselesaikan pemasangan tiga girder. Dan pada ketiga girder yang sudah dierection sudah dilakukan pemasangan bresing. "Hari ini dilaksanakan pemasangan girder yang keempat.

Namun, saat girder sudah pada posisi dan akan dilakukan pemasangan brasing girder keempat mengenai tiga girder yang sudah terpasang. "Akhirnya mengakibatkan keempat girder patah semua. Ada tiga korban, satu meninggal, dan dua dirawat di rumah sakit," ucap Arie.

Arie menuturkan seluruh kerugian ambruknya girder tol tersebut menjadi tanggung jawab PT Trans Jawa Paspro Jalan tol sebagai pemegang konsesi proyek. Pihaknya telah melakukan penanganan korban jiwa dengan pemerintah setempat serta lokasi telah disterilkan dari aktivitas proyek tol tersebut.

Adapun pemegang konsesi proyek jalan tol Pasuruan-Probolinggo tersebut ialah PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol, yang 100 persen ditangani oleh PT Waskita Toll Road. Adapun pihak kontraktor adalah PT Waskita Karya.

Sedangkan konsultan supervisi dipegang oleh PT Virama Karya, dan konsultan pengendalian mutu independen ditangani oleh PT Monoheksa.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:tempo.co
Kategori:GoNews Group, Kabar Bertuah, Warga Bertuah, Balai Kota
wwwwww